Hati Hati Saat Menyalip Kendaraan Besar dan Panjang



Minibus vs bus kulon progo

Macantua.com – Sebuah kejadian kecelakaan antara minibus vs bus terjadi di Kulon Progo. Dikabarkan 2 orang meninggal dunia, minibus pun hancur bagian depannya. Semua bermula dari ketidaksabaran driver saat menyalip sebuah truk gandengan. Hati hati sob dalam menyalip kendaraan besar dan panjang. Resiko selalu menghantui. 

screenshot_2016-11-29-18-42-06

Kalau dilihat dari video yang direkam dari dalam bus oleh salah satu penumpang memperlihatkan bagaimana minibus ini menyalip di jarak tak sampai 200m, sementara itu sebuah mobil box menyalip truk yang akan disalipnya dari sisi kiri jalan. Disaat minibus hendak masuk ke depan truk kaget karena tiba tiba kehadiran mobil box dari sisi kiri sudah mengisi bagian depan truk. Terlihat driver mengerem sekaligus, stir pun terbanting ke kanan. Entah efek rem yang tak imbang daya cengkramnya atau sang minibus tersundul truk akhirnya minibus pun menabrak Bus dari arah berlawanan.

screenshot_2016-11-29-18-43-53

Jadi pelajaran buat kita semua, lebih bersabarlah dalam mendahului kendaraan besar dan panjang. Pastikan benar benar bahwa tidak ada kendaraan dari arah berlawanan. Pastikan juga jarak kita, kecepatan kita saat mendahului. Terlebih saat mendahului truk gandengan. Karena panjang truk lebih panjang dari biasanya. Safety riding, safety driving. Ingat keluarga menanti di rumah…. Buat korban kecelakaan kita doakan sama sama agar amal ibadahnya diterima Gusti Allah. Dan keluarga yang ditinggalkannya diberikan ketabahan. Aamiinn…

Sumber :
https://m.facebook.com/groups/734752093217783?view=permalink&id=1820511587975156
<

About these ads
This entry was posted in berbagi, mobil, safety and tagged , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Hati Hati Saat Menyalip Kendaraan Besar dan Panjang

  1. RG says:

    Di sini buanyak sopir sopir dungu dan idiot yg maksain nyalip

  2. fa74 says:

    ane dl hampir celaka jg waktu mau nyusul truck gandeng. maghrib dr purwakarta mo ke bdg. awalnya ane kira engkel box, pake satria r ane perkirakan enteng nyusulnya. sampe prtengahan bru trlihat klo itu truck gandeng. dah ga mungkin nyusul ato mundur, waktu ga cukup. brsyukur truck dr arah berlawanan mau ngalah sedikit keluar jalur..

    jd belajar klo mo nyusul pastiin benar sikonnya, klo meragukan lebih baik brsabar.

    • macantua says:

      Lbh baik berhenti sambil udud…. btw pwk nya dmn hahaahahhaha

    • mas dee says:

      sama bang, ane klo mo nyalip truk kontainer jg liat sikon, klo jalan lurusnya panjang dan ndak ada kendaraan dari depan ane langsung tancap gas secepatnya
      tp klo udah di daerah bukit2 yg berkelok2 ya nunggu nemu jalan yg ada tambahan jalurnya bwt menyalip
      (pengalaman d t4 ane, jalan bukit suharto yg berkelok2)

  3. klo gw lebih cadas lg… dibantar gebang mw nyaling truk kontainer, jalan kanan gak bisa ambil kiri, kondisi hujan + jalan penuh tanah merah (kebayang donk licinnya). pas gw gas poll gak taunya gak dpt gara2 ada plang pengerjaan jalan, yo wes dah terpaksa abs (asal brenti sukur), pencet rem berkali2, itu jg dah ngepot2 padahal gw gak hardbrake, brenti persis depan plang pengerjaan.

    horor…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *