Bedah Tuntas Beat Esp dan Beat Pop Esp (part 2 : Electrical)

mencoba ngetest Beat Pop Esp

mencoba ngetest Beat Pop Esp


macantua.com – Setelah kita bahas soal design pada artikel sebelumnya di sini. nah sekarang kita masuk ke bagian kedua yaitu electrical, karena electrical ini menjadi pembeda selanjutnya buat beat PGMFI dengan keluaran Honda terbaru bermesin Esp. Karena mau gamau karena Esp ini adalah sebuah gabungan beberapa perubahan jadi electrical system pun dirubah. kita bahas satu persatu ya….

Posisi DLC diletakkan pada bawah pijakan kaki besama Accu

Posisi DLC diletakkan pada bawah pijakan kaki besama Accu


Pertama yang berubah secara pasti adalah wiring harness alias kabel body. karena ada beberapa bagian yang sebelumnya tidak digunakan pada versi sebelumnya. Beberapa socket kabel yang memang jauh berbeda dengan sebelumnya. contoh saja socket untuk pengecheckan kondisi FI atau untuk mereset (DLC) yang pada model sebelumnya berada dibalik cover body depan engine kini berada dibawah pijakan kaki bersamaan dengan accu.

ACG Starter bikin ga brisik saat engine start

ACG Starter bikin ga brisik saat engine start

Kedua yang berubah adalah jelas ACG Starter, ACG Starter ini merupakan alternator yang juga berfungsi sebagai starter sehingga minim gesekan. Nah karena minim gesekan maka suara khas starter pada model sebelumnya tidak akan pernah anda dengarkan lagi pada tipe terbaru ini. Soal umur pakai AHM menjanjikan ACG Starter akan lebih lama, hal ini dikarenakan tidak adanya gesekan antar dua part atau lebih seperti pada konvensional starter yang masih menggunakan dinamo starter dan kul starter didalamnya. dan ACG starter ini adalah bahan dasar alias pondasi untuk membuat motor berfitur ISS……

PErhatikan ECM dan Regulator (kiri dan Tengah) untuk BEat lama, dan ECM Plus Regulator untuk Beat Esp

PErhatikan ECM dan Regulator (kiri dan Tengah) untuk BEat lama, dan ECM Plus Regulator untuk Beat Esp

Nah ketiga yang berbeda adalah ECM dan regulator. Kalau dalam versi sebelumnya regulator dan ECM dibuat terpisah dengan bentuk dan dimensi yang cukup besar, kini AHM membuat ECM dan Reulator dalam satu paket dengan dimensi yang lebih kompak. Desain ini sudah ditest agar panas pada dua benda ini tidak saling memberikan efek pada part lainnya.

dua jenis accu yang digunakan di Beat dan Beat Esp

dua jenis accu yang digunakan di Beat dan Beat Esp

Selanjutnya, Kapasitas kekuatan Accu pun ditingkatkan demi menunjang kemampuan sang skutik entry level ini. Accu yang memiliki arus 3 Ampere pada seri sebelumnya digantikan dengan berarus 5 Ampere untuk tipe ISS. AHM pun menjamin kekuatan accu tidak akan jauh berbeda. Nah untuk accu yang 5 Ampere ini memang lebih besar secara dimensi. tapi tetap bisa plug and play dengan tipe lama yang hanya 3 ampere? loh kok bisa???? ternyata si desain wadah accu yang ada dibawah pijakan kaki ini tidak berubah secara dimensi, hanya menghilangkan dan menambahkan satu plat holder bila ingin menggantinya. Joss….

Liat bedanya yang tiduran ada tonjolannya itu punya beat PGM FI

Liat bedanya yang tiduran ada tonjolannya itu punya beat PGM FI


Terlihat banget bedanya 12 sama 18 lilitan magnet

Terlihat banget bedanya 12 sama 18 lilitan magnet

Nah selanjutnya, Magnet dan Spul, nah dibagian ini banyak banget perubahannya. pada tipe sebelumnya magnet alias flywheel memiliki tonjolan tonjolan sebagai datum, nah pada tipe beat Esp ini tonjolan tersebut dihilangkan jadi terlihat rata pada setiap sisinya. begitu juga dengan spull, untuk seri sebelumnya Spull hanya terdiri dari 12 gulungan dan sistem 1 phase, sementara buat di Beat Esp ini jumlah gulungan dibuat lebih banyak yaitu 18 buah dengn sistem yang ikut berubah menjadi 3 phase.

tombol begini cuma ada di Beat esp ISS loh

tombol begini cuma ada di Beat esp ISS loh

Yang terakhir adalah bonus yang dinanti nanti yaitu ISS alias Idling Stop System, dumana motor akan mati dengan sendirinya apabila motor diberhentikan dan dalam posisi 0KMPH dalam waktu 3 detik atau lebih. untuk mengaktifkannya cukup dengan menarik tuas gas. nah syarat agar ISS ini aktif adalah suhu motor sudah mencapai suhu normal yaitu 80 derajat. ditambah dengan motor sudah melaju minimal 10 kmph sebelumnya. nah untuk mengetahui kecepatan sang motor Beat ini ditambahkan satu alat lagi yaitu sensor speed yang diletakkan dibagian kiri cvt cover dekat dengan shock absorber. meski sang sensor tidak digunakan untuk speedo meter seperti pada PCX dan Vario, tapi AHM seolah tidak merasa rugi untuk menyematkannya.

Sekian dulu ya buat perbedaan Beat PGM FI dan Beat Esp. Untuk selanjutnya macantua.com bakal bahas soal perbedaan pada sisi sistem gerak, dapur pacu, mulai engine sampai dengan sistem pembakaran. sampai jumpa di next artikel ya…. see you….

Yang ini juga menarik :

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di ahm, honda, motor dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

20 Balasan ke Bedah Tuntas Beat Esp dan Beat Pop Esp (part 2 : Electrical)

  1. addo berkata:

    Fertamax…:D

    Suka

  2. FЭЯY berkata:

    aku belum nyoba XD

    Suka

  3. Ping balik: Bedah Tuntas Beat Esp dan Beat Pop Esp (part3 : Engine) | macantua

  4. Ping balik: Beat ESP Atau Mio M3 Blue Core??? Kembalikan ke Selera…. | macantua

  5. mihdiey berkata:

    bang kalo posisi accu n kabel body berada di bawah pijakan . . . kira² bahaya gk kalo kena air hujan apalagi banjir gimana bang??

    Suka

  6. firsan berkata:

    Ups..judulnya beat esp dan beat pop esp,isinya beat pgm-fi dan beat esp.hehehe
    Tp jos dc,yg belum pernah d bahas sistem pickup coil sebagain datum,d hilangkan d ganti dg CKP eletricalnya.soal masih banyal teknisi ahass sendiri yg tidak tahu cara kerja CKP di type ESP.

    Suka

  7. Ping balik: Honda Kembangkan ISS (Idle Stop System) di Motor Bebek Cub nya… | macantua.com

  8. Hendra Gayo Gayo berkata:

    motor saya Scoopy injeksi, motor starter berputar tetapi mesin tidak ikut berputar (hanya dinamonya saja yang berputar), kalau mobil penyakitnya di Bendt, lantas kalau scoopy penyakitnya apa ya, mohon pencerahannya

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.