Kala “Safety Riding” Cuma Jadi Slogan




Macantua.com – Safety riding memang bisa dibilang jadi slogan hampir semua klub klub motor yang ada di Indonesia. Semua seolah berteriak lantang soal keselamatan berkendara ini. Ga cuma klub motor, pabrikan pun ikut ambil suara terkait kebiasaan berkendara dengan aman. Namun apakah hal ini efektif? Hehehe ane bisa bilang efektif ga efektif juga, toh aktualnya di jalanan justru yang doyan riding ga safety justru mereka yang lantang bicara safety riding.

Katanya sih mesti begini begitu, tapi pas liat aktual di jalanan banyak klub motor yang motornya lengkap dengan perabotan lenong dan penuh sticker justru berkendara seenaknya. Ngebut minimal jadi aksi di jalanan. Belum lagi aksi zigzag dan saling potong. Ga cuma anggota klub, karyawan pabrikan yang doyan mengkampanyekan safety riding pun sama saja. Mungkin ga cuma ane yang merasakannya, namun mungkin orang orang yang biasa pergi dan pulang kerja bareng dengan rombongan karyawan ini akan merasakannya. Ngebut bergerombol dan kadang saling potong jalur layaknya balapan liar saat pulang kerja.

Ane ga usah sebutin lah ya, tapi hampir setiap sore di jalur ane pulang kerja waktunya berbarengan dengan bubaran banyak pabrik yang rata rata dengan lantang berslogan “safety riding”. Harusnya sih mereka yang berstatuskan karyawan bisa menjaga namanya slogan yang dikenal oleh masyarakat. Masa sih konsumen diingatkan tapi karyawan sendiri justru ugal ugalan di jalanan? Ibarat kata semut di jarak yang jauh diseberang lautan kamu bisa lihat, tapi gajah di depan mata dianggap ga ada. Padahal karyawan itu bisa jadi contoh penerapan apa yang mereka canangkan buat konsumen ya kan?

Keselamatan dan keamanan harusnya bukan hanya slogan. Tapi harusnya bisa dijadikan dasar ga cuma dalam riding aja, tapi di semua aspeknya. Slogan kenceng tanpa aksi nyata mah percuma….


Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Youtube @ Macantua Story

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI

Leave a Comment







3 Comments

  1. Itu karyawan outsourching pak, gampang dibuang ..cari yg laen, ngapain lg buang duit buat gaji aje pakai tangan orang laen , yg karyawan dah ber mobil …. ada mobil yg bergerombol n main potong? …..

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.