Quality VS Quantity

Macantua.com – Kualitas atau Quality adalah suatu nilai yang dimiliki suatu barang. Lebih ke arah desain, material, finishing, kekuatan, umur pakai, performa sampai detailing. Sesuatu yang biasa saja apabila dikerjakan dengan standar kualitas yang baik inshaAllah hasilnya akan baik pula. Nah dalam menjaga kualitas ini biasanya dalam sebuah proses ditentukan takaran takaran khusus dan standar standar khusus agar produk yang dihasilkan memiliki keseragaman secara kualitas yang menyangkut hal hal yang sudah ane sebutkan tadi di atas. Nah biasanya sesuatu yang concern pada kualitas akan mengesampingkan banyaknya jumlah yang dihasilkannya.
Berlawanan dengan kualitas, kuantitas alias quantity adalah jumlah atau hitungan dari suatu barang. Semakin besar kuantitas sebuah produk yang dihasilkan sudah tentu faktor pengali keuntungan juga akan semakin besar. Nah biasanya apabila kuantitas atau jumlah ini diperbesar maka akan jauh lebih sulit dalam menjaga sebuah kualitas tetap terjaga dengan baik. Hal ini dikarenakan biasanya apabila sebuah produk sudah difokuskan pada jumlah maka sang produsen akan berusaha untuk menghasilkan produk dalam jumlah besar dengan waktu yang sama. Misalnya dari produksi 1 hati kerja = 8 jam kerja yang semula hanya menghasilkan sekian unit produk dinaikkan menjadi lebih besar dengan memangkas waktu pada tiap stasiun kerjanya sehingga dalam waktu yang sama 8jam produk yang keluar lebih banyak dari sebelumnya. Nah pemangkasan waktu ini bukan tidak mungkin adalah sumber dari sebuah kelalaian pekerja.
Quality vs Quantity, kenapa ane pake kata Vs alias versus karena biasanya antara kedua hal ini saling tolak belakang. Walau pada kenyataannya kedua hal ini masih bisa dibuat berjalan beriringan. Quality Control disini yang memegang peranan sangat penting, dengan menjaga kualitas melalui hal hal kecil seperti standar operasional kerja, working instruction sampai yang namanya Production Quality Management Control secara global diharapkan qualitas dapat tetap dijaga seiring dengan naiknya kuantitas produksi. Kebocoran kebocoran atau kelolosan kualitas ini diredam dengan menggunakan tindakan preventive atau pencegahan dini. Gamblangnya sih mencegah lebih baik dari pada mengobati.
Kita sekarang ke dunia otomotif Indonesia, kemajuan pesat industri otomotif di negara kita ini menuntut pemenuhan kebutuhan akan otomotif domestik. Bahkan beberapa perusahaan otomotif kita juga memasok dan memenuhi pasar negara lain (export). Dengan besarnya pasar yang harus dipenuhi ini maka mau tidak mau perusahaan “diwajibkan” meningkatkan jumlah produksinya demi sebuah “kepuasan pelanggan”. Kepuasan pelanggan ini yang jadi buah simalakama, saat unit tersedia karena produksi yang melimpah kebocoran kualitas selalu menghantui. Masih ingat kasus nglotoknya engine CBSF? Atau ngoroknya Vario 125? Velk peyangnya Mio series? Atau bahkan fairing meleleh pada motor sport premium Ninja 250? Semua hal diatas adalah contoh contoh bocornya kualitas pada lini produksi. Mulai dari supply parts sampai dengan finish good yang keluar dari progress lane. Dan ini adalah Pekerjaan Rumah terbesar dalam sebuah produksi. Dan itu masih menjadi PR besar untuk menyelaraskan Quality dan Quantity dalam satu platform di semua perusahaan manufacture. Dan setiap perusahaan mempunyai jurus jitunya masing masing untuk menangani hal itu… 

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di opini pribadi dan tag , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Quality VS Quantity

  1. RPMspeed berkata:

    Woh ini 😀

    ——————————————-
    Yuk lihat kehebatan Modifikator Indonesia 😀
    http://rpmsuper.com/2014/07/01/kehebatan-modifikator-indonesia/

    Suka

  2. Ping balik: Balada Handphone & Motor | macantua

  3. ninja150ss berkata:

    sama persis spt yg ane alami mang….
    geleng2 pala doank,mosok minta kualitas=kuantitas dgn sumber daya yg tdk ditambah jg?

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.