Kenali Produkmu Sebelum Kau Menjualnya



200872_620

Macantua.com – Dalam dunia dagang sudah pasti setiap penjual dituntut untuk bisa menjual produknya, tapi di sisi lain sang penjual juga dituntut mengerti produk yang dijualnya. Seluk beluknya kelebihan sang produk sampai kelemahannya. Karena apa? Karena para penjual adalah ujung tombak dari penjualan sebuah produk so pasti harus bisa meyakinkan calon pembelinya dengan segala kemampuannya dong. Tapi apa jadinya bila sang penjual tak kenal dengan produknya?

Tak kenal maka tak sayang, itu pepatah lama yang sering kita dengar kan? Nah Para penjual mestinya menggunakan pepatah ini sebagai acuan dalam bekerja. Para penjual wajib mengenali produk produknya. Mulai dari type, jenis dan varian atau bahkan pilihan warna kalau perlu sampai dengan detail jeroan dari produk yang dijualnya agar dia bisa menggiring calon pembeli untuk menetapkan hatinya memilih barang yang dijual. Dari kenal secara mendalam ini sang penjual akan dengan mudah menunjukkan “woy barang jualan gw lebih baik” tanpa harus menjelek jelekkan produk kompetitor.

Ga sedikit lho ane temui di lapangan para penjual yang cenderung “arogan” dalam mengenalkan produknya. Padahal dia sendiri ga kenal betul dengan produk yang dijualnya. Bahkan sang penjual dengan bangga berkata “produk saya bagus, ga seperti produk sebelah yang bosok” lha yang mau dijual kan produkmu kenapa harus bawa bawa produk sebelah? Itu berarti menandakan sang penjual tak kenal produk yang dijualnya. Ada pula beberapa kasus di lapangan ane temui yang berjualan adalah wanita berparas cantik dengan pakaian menggoda, tapi pas ditanya hanya mematung kaya manekin. Lha ini niat jualan ga sih sebenernya? Mungkin dia cuma pajangan #eeehh…

Gimana sob? Bosen kan kalau liat para sales saling menghina produk kompetitornya? Apalagi kalau yang jual seolah dibutakan dengan “target” pokoknya harus terjual. Masih banyak kok cara manis buat menarik hati pembeli ga harus black campaign sana sini. Jujur nih ya, malah memperlihatkan betapa bodohnya sang penjual akan produknya. Dan maaf, setiap ketemu penjual yang model begini nih ane malah jadi males beli produk dari sang penjual meski awalnya tertarik. Mending cari penjual produk serupa dengan penjual yang lain deh.. Kata orang jaman dulu sih “rejeki mah moal pahili” alias rejeki ga akan tertukar. Bukyinya di pasar tradisional banyak pedagang sayur sejenis, tapi masih sama sama laku kan? Jadi ya berjualanlah dengan cara cara yang baik. Ya salah satunya dengan mengenali produkmu. Ciao….

<

About these ads
This entry was posted in berbagi, opini pribadi and tagged , , . Bookmark the permalink.

11 Responses to Kenali Produkmu Sebelum Kau Menjualnya

  1. Surya says:

    kaya di blog terkenal itu tuh kang… isi komentar nya penuh sama fanboys/sales yg saling ngejek kompetitornya.. dan orang nya itu lagi itu lagii.. hadeehh…

    • biker ndeso says:

      betul…tuh,blog bakaran…krn sering buat BC dan comment perang antar sales klaparan trs danggap blog papan atas…pdhl artikele sama kyak blog lain…dan jeleknya blognya dia,gak prnh blsi comment dblognya/nengahin/misah sales” pekok yg BC….malah bangga bnyk dkunjungi sales” jd ramai.

  2. Imin rider says:

    Jiga urang kamari mang rek inden eh ati pek teh si eteh nu dagang na blah bleh bloh……

  3. ndesoedisi says:

    asa kurang jleb artikel teh, coba mana contohna 😆

  4. mas dee says:

    saran saya sih sblm membeli produk yg diincar bisa lihat detail yg dishare di web resmi trus dikomparasi dgn artikel dr teman2 bloger yg bisa dipercaya testimoninya
    jd pas ke dealer and si sales jelasinnya beda ma yg ada d web bisa bwt alasan pindah dealer yg lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *