2 Pembalap Ini Sakit Hati Dengan Gagalnya Lorenzo Finish Terdepan di Sepang Kemarin




Macantua.com – Sejujurnya sih balapan motogp di Sepang kemarin itu menjadi salah satu balapan paling membosankan di motogp 2017 ini. Ga ada aksi overtake yang brilian, semua berjalan layaknya touring dari awal hingga akhir race. Namun, gagalnya Lorenzo menginjakkan kaki di podium pertama di Sepang kemarin jelas memberikan dampak pada perjalanan race musim 2017 ini. Dan beberapa pembalap jelas merasa dirugikan dengan kondisi dimana Lorenzo hanya finish ke 2. Siapa saja yang merasa gondok dengan gagalnya Lorenzo finish di depan?


Yang pertama jelas Marquez bersama para pendukungnya. Marquez gagal mengibarkan bendera kemenangannya di sirkuit internasional Malaysia ini. Perayaan kemenangan pun harus gagal dilakukan karena Marquez hanya mampu finish ke 4 sementara Dovizioso sebagai pesaing utamanya tahun ini mampu meraih poin maksimal 25. Kondisi ini membuat Marquez harus kembali mempertahankan posisinya karena bila di balapan Valencia nanti Marquez hanya mampu finish di posisi di bawah 11 maka gelar juara dunia dipastikan akan bergeser ke Dovizioso. Apalagi kalau Marquez harus terjatuh. Tamat sudah perjuangannya.

Yang kedua adalah Valentino Rossi. Lho apa hubungannya race musim 2017 dengan Rossi? Tentu saja adan ingat tahun lalu dimana Rossi berjuang memdapatkan gelar juara dunia ke 10 nya? Lorenzo yang saat itu menjadi rekan setim nya justru menjadi batu ganjalan terbesarnya. Ganjalan terbesar yang seharusnya datang dari Marquez tahun lalu ternyata justru dilakukan oleh Lorenzo yang merupakan rekan setimnya di kubu Yamaha Factory team. Bahkan saat perseteruan Rossi dengan Marquez, Lorenzo justru meletakkan diri sebagai pembela Marquez.

Yang menjadi serunya balapan kemarin adalah timbulnya sebuah spekulasi dimana kemenangan Dovizioso adalah kemenangan hibah dari Lorenzo dimana Lorenzo melebar di tikungan terakhir di saat balapan hanya bersisa sekitar 4lap. Adanya indikasi team order ini membuat gap poin antar Marquez dan Dovi menipis ke angka 21 poin. Meski sebenarnya sih masih berat untuk Dovi menjadi juara dunia, namun kemungkinan ini adalah kemungkinan yang bisa menjadi sebuah kenyataan. Terlebih bila Marquez di balapan seri depan terjatuh atau finish di atas 11 besar.

Last, konspirasi? Permainan Dorna? Lah ane sih ga terlalu banyak mikirin. Justru kemarin ane mikirnya Lorenzo bisa mendapatkan podium puncak pertama nya di Sepang. Eh gataunya malah begono. Kalau menurutmu gimana sob?
<

Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Youtube @ Macantua Story

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI

Leave a Comment







10 Comments

  1. Lorenzo akan membalasnya divalencia,soalnya dia sangat kuat disana,persetan dengan jurdun soalnya dia berambisi ingin menjadi jurdun diducati setelah stoner

  2. Bagaimanapun juga jelas lorenzo memberi jalan untuk dovi.karena kalau lihat performa nya sampai last lap jelas lorenzo sangat bisa juara.tapi tdk masalah,marc akan mendapatkan juara dengan usahanya sendiri di valencia

    • Agan ini jd mengingatkan saya sama statement yg aneh dari seorang Legenda.. 😀

      Jadi, ketika sudah ada (misal) 2 calon jurdun, yg lainnya jadi gak boleh balapan gitu? 😀
      Kl (misal) pace pembalap klasemen no 10 lebih cepat dari salah 1 atau salah 2 dari calon jurdun harus mengendorkan gas gitu? 😀
      Biar 2 calon jurdun itu yg bertarung di depan gitu? 😀

      Hahaha..
      Aneh..
      Hahaha..

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.