Perjuangan Seorang Guru Dengan Motornya Di Perbatasan Negara




Macantua.com – Perbatasan Indonesia dengan negara tetangga memang bisa dibilang kurang diperhatikan oleh pemerintah selama ini. Akses jalan yang boleh dibilang ajaib membuat warga mesti menempuh perjalanan extreme untuk membawa hasil bumi atau sekedar berbelanja. Bahkan seorang guru pun mesti melewati jalan yang ajaib untuk bisa mencapai sekolahnya. Begini gambaran perjuangan seorang guru di perbatasan.

Seorang guru dan masyarakat yang membawa hasil bumi di daerah perbatasan Indonesia – Malaysia tepatnya di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat sedang berjuang untuk bisa sampai ke tempat tugas mengajar serta masyarakat bisa menjual hasil bumi, sambil merenung tapi masih bisa tersenyum. Tetap semangat Pahlawan tanpa tanda jasa.

Kalau kita lihat memang motor bebek masih jadi andalan di beberapa daerah, selain harganya yang relatif murah, perawatan pun lebih murah jika dibandingkan dengan motor matic. Dan pastinya motor bebek lebih cenderung bisa diajak blusukan seperti yang dilakukan guru di perbatasan negara ini. Perjalanan yang relatif menyiksa badan seolah jadi santapan sehari hari untuk bisa mengajar para muridnya. Motor bebek memang identik dengan sebutan motor guru.

Kalau kita lihat jalanan yang dilalui oleh bu Guru dan warga bisa dibilang ga layak untuk dilalui. Lumpur dan kubangan dalam seolah jadi tantangan besar,motor guru bisa sampai nyangkut tak bisa bergerak. Lumpur pun ga hanya bikin telat ngajar mungkin juga bikin baju seragam kotor. Ya kalau ga sampe kaya gambar bapak yang paling atas tuh, motor ama orang warnanya sudah sewarna dengan lumpur.

 

Last kita doakan semoga secepatnya daerah perbatasan diberikan akses jalan yang lebih baik. Ya minimal bisa bikin hasil bumi gampang untuk dijual ke pasar. Toh mereka juga warga negara Indonesia yang juga berhak dapat fasilitas jalan yang layak. Jadi mereka yang diperbatasan juga bisa mendapatkan pengajaran dengan baik oleh guru guru yang hebat. Ciao
<


Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Youtube @ Macantua Story

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI







6 Comments

  1. Dan kebanyakan dari mereka yang tinggal di perbatasan, lebih bergantung pada malaysia. Karena kurang adanya perhatian dari pemerintah. Eeh giliran mau diambil alih malaysia, baru RI koar-koar….

    • Sebelah yang mana? klo gak salah ada britanya cewek wara wiri pakai Z1, terus ada juga yg pakai Vixion di palembang untuk mengajar dengan jalanan se extrim diatas. Atau bisa juga Force 1 yg juga pernah nongol di komunitas trail itu.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.