Silent Hawk, Motor Tentaranya Amerika


Macantua.com – Namanya motor memang terkenal multi fungsi, mudah dikendarai dan bisa mencapai berbagai tempat yag sulit dilalui. Mungkin ini kenapa Departemen Pertahanan Amerika mengembangkan sebuah motor yang akan digunakan tentara Amerika yang diberi nama SilentHawk.

Dikutip autoevolution, Jumat (2/6/2017), motor hybrid ini merupakan hasil kerja sama Pentagon bersama Logos Technologies. motor ini berkonsep all terrain alias motor segala medan. Motor tidak bersuara layaknya motor biasa sehingga cocok menjadi motor taktis tentara agar bisa mengejutkan dan menangkap penjahat dengan mudah.

Motor ini akan menggendong baterai 5.8 kWh ion lithium-ion yang bisa dikawinkan dengan mesin berbahan bakar bensin dan AVGAS. Dengan begitu motor bisa berlari sampai 170 mil (sekitar 273 km) tanpa mengisi lagi bagan bakarnya. Motor ini bisa melaju selama 2 jam dalam sekali pengisian baterai. Top speed motor ini diklaim bisa mencapai sekitar 128 km per jam meski motor ini terbilang cukup berat yakni berbobot 150 kg.

Kece juga nih motor Hybrid ala tentara Amerika ini. Kira kira nanti ada versi massalnya ga ya :p
<

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di berbagi, motor dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Silent Hawk, Motor Tentaranya Amerika

  1. Supra 2002 ku motornya buapak-buapak berkata:

    273km / 1x ngisi? Bs tembus bandung – jakarta nih…

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.