Ternyata Masih Banyak Biker Yang “Police Wannabe”

Touring

Macantua.com – Lagi rame di facebook 2 hari ini soal video yang diunggah beberapa akun facebook yang bilang kalau pengendara dalam video yang diunggah tersebut ugal ugalan. Awalnya pasti bakal men-judge sang rider di video lah yang salah. Tapi saat diteliti lebih lanjut eh ternyata justru yang memvideokan lah awal mula masalahnya. Semua berawal dari “Police Wannabe”. Hahahaha… Masih banyak ternyata biker begini?

Kenapa ane bilang “police wannabe”? Jelas para bikers yang sedang jalan bersamaan ini ternyata berjalan dengan “ala ala” rombongan penting gitu. Pakai box dengan full sticker dimana mana ala anak celup dan yang makin bikin “police wannabe” adalah penggunaan sirine dan strobo pada motornya. Lho bukannya itu benda 2 biji haram hukumnya dipakai di kendaraan sipil? Yaiyes sob, ane udah ampe bosen bahas soal sirine dan strobo di kendaraan sipil eh ternyata masih ada aja yang pake ya… Kejadian “police wannabe” ini ternyata ga sampai di situ saja sob, ternyata saat insiden terjadi sang anggota celup sempat meminta surat surat kendaraan sang rider. Pokoknya aktingnya pol deh kaya polisi lalu lintas sedang operasi tangkap tangan pelanggar lalulintas. Wuiiihhh ternyata sangat menjiwai sekali perannya sebagai “police wannabe”. Untung airsoftnya lupa dibawa hahahahha

 

 

 

Sudah ah lupakan kasus di atas, ane ga bakal lebih lanjut soal gayanya yang police wannabe itu ya, tapi ane lebih seneng bahas riding style saat touring dan penggunaan sirine serta strobo. Kita sama sama tau, ane pun sudah bahas berkali kali kalau penggunaan sirine dan strobo itu ada aturannya. Mulai jenis kendaraan apa yang bisa menggunakan sampai warna strobo pun diatur. Undang undangnya jelas dan sanksi yang ditetapkan juga jelas. So, ga bisa sembarangan pakai meski yang punya motor atau mobilnya adalah “Mitra Polisi”. Bahkan petugas yang berwenang pun ga menggunakan 2 alat ini secara sembarangan lho…. Ada etikanya… Contoh, ambulance apakah selalu menyalakan sirine dan strobo atau rotatornya? Engga kan? Hanya di saat saat genting saja seperti membawa pasien. Lha apa iya touring berombongan sifatnya lebih penting dibandingkan dengan pasien sekarat? Atau mayat? Engga kan?

 

 

 

 

Nah, biasanya penggunaan sirine dan strobo ini justru jadi andalan untuk membuka jalan bagi para peturing “gaya” ini. Kenapa ane sebut andalan? Karena jujur saja, namanya touring itu tujuannya untuk menikmati perjalanan, asal katanya kan dari TOUR jadi ya bersikaplah selayaknya tour bukan minta jalan didahului dengan mengandalkan sirine dan strobo selayaknya polisi atau ambulance berisi pasien sekarat. Dan maaf maaf kata nih ya, menurut ane pribadi penggunaan 2 alat ini pada motor sipil hanya untuk keperluan touring apalagi jarak dekat justru mencerminkan skill sang rider. Lho kok bisa? Lah masa ngaku rider ngemis jalan hahahahahha…. Masih bisa kali jalan ikut arus sewajarnya, kalau pun ingin lebih cepat bisa kok tanpa harus menggunakan sirine dan strobo. Dan kalaupun harus sampai buka jalur kenapa ga minta dikawal patwal sekalian?

 

 

Last, so sorry nih, jaman udah tahun 2017….Internet sudah bisa dibuka dimana mana, tinggal masuk browser ketik “aturan penggunaan sirine dan strobo” pasti keluar semua. Jadi ya ga bisa alasan gatau lagi. Saran ane sih mending copot itu sirine sama strobo ikut macet macetan bareng. Bayar pajaknya sama kok, kecuali kalau maksa tetep begitu ya silakan jadi Presiden dulu biar nanti dikawal,atau kalau susah jadi presiden ya jadi pasien sekarat atau mayat. Dijamin dibukain jalan dah…. Ciao…..

<

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di berbagi, motor, opini pribadi dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

17 Balasan ke Ternyata Masih Banyak Biker Yang “Police Wannabe”

  1. andhi_125 berkata:

    setujuh, mungkin gak kesampaian jadi aparat cita-citanya, walhasil gitu deh

    Suka

  2. ndesoedisi berkata:

    urang ngobrol jeng anak klub “legendaris” emang alesanana kitu… kita mitra jadi boleh, orang biasa kan bukan mitra jadi dilarang

    Suka

  3. Bhendjol berkata:

    Ayaan pidio na a?

    Suka

  4. armandx3m berkata:

    Why put a load of stupid things on the bike and make it looks like Police bike if the plan is to ride it like a criminal?

    Suka

  5. fa74 berkata:

    Jadi pasien ato mayat dulu 😀

    Suka

  6. Ocil berkata:

    Kalau di daerah ane Malang selalu yg pakai CB..vixion..byson..pokoknya yg naked 150cc dominan. Kalau yg 250 sekelas ninja udah keluar..byuuuhh kalau naik manuvernya bener2 ampun dah..ngemis jalan pula..selalu beraninya main keroyokan

    Suka

    • macantua berkata:

      Nah ini yg bikin enek

      Suka

    • greyspark berkata:

      podo Ngalame iki sam..
      Kok yg mau piknik (baca: bersenang-senang) malah menempatkan dirinya sbg prioritas utama di atas pengguna jalan lain yg sbnrnya memiliki kepentingan/keperuan yg lebih urgent? (Misal : sakit, kebutuhan ekonomi, masalah keamanan, dll)
      Jagoan banget kalo utk urusan egois 😀
      Ditambah lagi, gitu itu ga malu2in gimana coba? Mau nyalip, mau belok, kok masih dipandu? Gayanya jago berkendara, tp tingkahnya seolah baru kemaren sore belajar sepeda motoran 😀 ciaaaa

      Suka

  7. Bukan unyil berkata:

    Kok saya sebagai biker malu ya nek ada motor di kelompok saya yang pakai kayak gituan… nek saya bilang, yang kayak gitu itu, ndesooo..

    Suka

  8. Ario berkata:

    Jdi pasien sekarat atau mayat dijamin dibukain jalan?
    Ah belum tentu juga Mang..

    Sering melihat kejadian kalau dari jauh kedengeran suara sirine, pengendara2 ndak mau minggir buat buka jalan..
    Mungkin salah1 alasannya yah karena pengemis jalan yakni anak2 celup yang identik dan sering menyalakan sirine dan strobo..merengek minta diberi jalan..

    Entahlah..

    Suka

    • Ario berkata:

      Mungkin salah1 alasannya yah karena pengemis jalan yakni anak2 celup yang identik dan sering menyalakan sirine dan strobo..merengek minta diberi jalan..
      Makanya mereka (para pengendara baik R2 atau R4) malas membuka jalan, karena dipikirnya anak2 celup tadi..

      *kurang lengkap penjelasan komen sebelumnya.. Hahaha..

      Suka

  9. amlbuton berkata:

    Biker ndeso tuh mah

    Di bogor tiap akhir minggu banyak bertebaran, motor pake matic, kiri kanan bawa magic kom kayak mau mudik, lampu tembak kayak mau berburu kijang padahal dalam kota, sirine berisik dan udah ngerasa kayak jalan punya nenek moyangnya
    Udah gitu sering bikin macet serasa pake motor gede kelakuannya

    Hadeuh kapan sadarnya biker ndeso gini yah, padahal bapak2 yang pake motor gede kayak harley ajah biasa2 klo lg turing ga sok2an kayak para biker ndeso itu

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.