Dashboard Message, Apa Kata Marquez dan Crutchlow?



15 GP Japón 13, 14, 15 y 16 de octubre de 2016, circuito de Motegi. MotoGP, motogp, mgp, MGP, Mgp

15 GP Japón 13, 14, 15 y 16 de octubre de 2016, circuito de Motegi. MotoGP, motogp, mgp, MGP, Mgp

Macantua.com – Beredar sebuah berita bahwa nantinya pada motor motor motogp akan dibekali satu fitur lagi bernama dashboard message. Fitur berupa pesan singkat yang nantinya bisa dibaca oleh pembalap dari crew di pitstop. Misal, adanya redflag, yellow flag , bahkan black flag atau sang rider terkena penalty. Wacana ini sebelumnya diungkap kan oleh Mike Webb, Race Director MotoGP. Nah bagaimana tanggapan Marquez dan Crutchlow terkait fitur Dashboard message ini?

Ternyata Marc Marquez sedikit kurang setuju dengan fitur ini, dia beranggapan bahwa ini akan membuat konsentrasi sang pembalap terbagi.

“Itu sesuatu yang sedang kami bahas. Saya sendiri menganggapnya tidak perlu,” kata Marquez saat diwawancarai wartawan di sirkuit Sentul, Jawa Barat, Selasa (25/10/2016).

“Di dashboard, kami cuma butuh pesan terkait safety. Jika ada pesan seperti itu maka Anda jadi tahu ada masalah safety. Jika pesannya terlalu banyak di dashboard maka bisa membingungkan dan juga berbahaya karena pebalap mestinya fokus pada lajunya , bukan pada (dashboard) motornya,” ungkap pembalap Repsol Honda tersebut.

35-cal-crutchlow-eng_gp_3386_0.middle

Ternyara Cal Crutchlow pun beropini sama. Dia pun mengkritik keras ide operator MotoGP itu.

“Saya tidak suka, itu sangat bodoh. Kami tidak perlu melihat itu. Saat ini kami butuh sesuatu yang lebih aman. Tapi, ketika Anda menempatkan alat di dashboard motor, lalu harus melihat ke bawah, ke atas, ke bawah, dan ke atas dalam kecepatan 345 km/jam, menekan tombol-tombol serta rem, maka itu akan sangat sulit,” kata Crutchlow dalam wawancara dengan beberapa media.

“Tapi, itu opini saya, mungkin banyak yang setuju dengan opini saya. Mungkin hanya beberapa pebalap yang suka. Jika Anda ingin memasangnya, silakan saja. Tapi, beberapa pebalap diuntungkan, beberapa tidak. Maka saya pikir aturan ini perlu dipelajari lagi,” tegasnya.

Kalau ane sih setuju dengan kedua pembalap Honda di atas. Dalam kecepatan tinggi buat sering sering lirik dashboard malah bisa mengacaukan konsentrasi. Jujur saja, ane kalau riding itu paling males kalau liat dashboard, bahkan speedometer kalau dilirik malah bikin hati sedikit mengkeret. Apalagi DM alias Dashboard Message ini membuat pembalap harus membaca. Kenapa ga pakai simbol lampu saja ya? Gimana menurutmu sob?

<

About these ads
This entry was posted in motogp, motor, safety and tagged , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Dashboard Message, Apa Kata Marquez dan Crutchlow?

  1. iian™ says:

    Knp ga se x an aja ksh hp nya …trus tempelin !!!
    Download aplkasi online bike …. Ngojek dh
    #fenomena transportasi online

  2. mas dee says:

    mungkin lbh baik pake interkom aja kaya di F1, tp harus ada tanda lampu sebelum komunikasi trus tombol untuk bicara ditaruh d stang kaya tombol klakson gt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *