Potret Angkutan Umum Indonesia



kopaja.....

Macantua.com – Angkutan umum alias mass transportation memang masih jadi PR besar di Indonesia. Masyarakat masih memilih menggunakan kendaraan pribadi demi sebuah kenyamanan dan keselamatan. Meski harus rela buang buang bensin di kemacetan. Alasannya ya itu tadi keselamatan dan kenyamanan. Seperti sebuah potret di atas yang menjadi gambaran bagaimana tidak aman dan tidak nyamannya angkutan umum di Indonesia.


Irvandawisnu :
Kopaja 57 ini murni berjalan dengan ban kiri 1 buah dan kanan 2 buah…keselamatan penumpang sudah jauh dari kata aman. #dishub #pemda #dki #nyawapenumpang #jakarta

Gambar tersebut ane comot dari sebuah postingan di facebook. Di postingan aslinya sih bukan hanya gambar, melainkan lengkap dengan video bagaimana Kopaja 57 berjalan dengan jumlah roda kiri yang kurang 1 buah. Sedangkan kita tau, bagaimana penuhnya Kopaja setiap beroprasi. Nyawa penumpang seolah dianggap mainan tak berharga. Aman? Sampai tujuan selamat juga udah syukur banget.

Kalau sudah begini ya pasti masyarakat bakal kembali berpikir ratusan kali buat naik kendaraan angkutan umum. Sudah tidak nyaman, keselamatan pun jadi taruhan. Mungkin ini ada kaitannya dengan ijin trayek, kir dan uji kelayakan kendaraan yang terkenal “bisa” main, jadi di jalanan pun para supir hanya main main. Sepertinya nih wajib ditertibkan. Sein hilang sudah biasa di angkutan umum, kalau ini sih sudah luar biasa. Seolah “asal maju” dan “asal bisa setor” kan kampret banget.

Harapan sih, pemimpin daerah bisa memperhatikan lebih detail soal ini. Yah itung itung meminimasi kemacetan kalau angkutan umumnya bisa aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan mah mending naik angkutan umum dari pada harus macet-macetan sendiri di dalam mobil atau sambik tanning bawa motor sih. Semoga nanti ada yang mikirin beginian bukan bacot doang. Ciao ..

<

About these ads
This entry was posted in berbagi, mobil, safety, Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Potret Angkutan Umum Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *