Stop Bocah Berkendara, Ga Motor Ga Mobil Sama Aja!


kecelakaan oulander be 1202 ba tangerang

Macantua.com – Kembali lagi terjadi, kecelakaan hebat yang melibatkan anak di bawah umur yang berkendara. Dan kali ini bukan mengendarai motor, tapi mobil. Stop bocah berkendara, mau motor atau mobil sama saja… Mereka memang belum layak!

Kecelakaan ini terjadi pada Jumat (9/9/2016) malam sekitar pukul 20.45 WIB, di Kampung Sawah, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan, Pagedangan, Tangerang Selatan. Mengakibatkan sebuah Mitsubishi Outlander Merah BE 1202 BA rusak parah. Dan setelah di ketahui pengendaranya masih bocah 16 tahun bernama Filifi Gerado warga Pagedangan, Kabupaten Tangerang, bersama seorang teman seusianya Handrian Astreando warga Serpong
“Pengemudi mengendarai kendaraan dari arah sekolahan IPK dengan maksud akan ke AEON Mall dengan kecepatan tinggi, karena pengemudi tidak hafal jalan, sehingga mobil terperosok dan terguling serta terseret kurang lebih 100 meter,” kata Kasubag Humas Polres Tangsel AKP H Mansuri.

 

“Akibat kejadian tersebut pengemudi dan penumpangnya mengalami luka ringan, sedangkan kendaraan mobil mengalami rusak berat,” .

Kalau dilihat 16 tahun sudah bisa dipastikan belum memiliki surat izin mengemudi. Bagaimana orang tua bisa mengizinkan mobil ini dikendarai anaknya? Secara fisik mungkin mereka sudah bisa, secara fisik mungkin para bocah ini terlihat pandai. Tapi secara jiwa bocah tetaplah bocah. Belum bisa berpikir lebih dalam dalam mengambil kebijakan saat berkendara. Dan lebih bocah lagi pemikiran orangtua yang melepas anaknya dengan rasa bangga. Dan gobloknya lagi mereka malah dengan bangga berkata “anak gue dah bisa nyetir mobil”.

 

Jujur ane sangat setuju kalau ada kecelakaan yang melibatkan bocah di bawah umur berkendara maka seret orang tuanya ke pengadilan. Hukum setimpal, karena selain menjerumuskan sang anak, sang orang tua juga secara tidak langsung melepaskan “mesin pembunuh massal” buat pengguna jalan lainnya. Adil? Ya, karena bocah di bawah umur masih dalam tanggung jawab orang tuanya, so orang tua harus bertanggung jawab dong.

 

 

Last, sama sama kita cegah bocah di bawah umur berkendara. Mau sekaya apa, mau sanggup beli motor atau mobil apa buat anak, sebijak bijaknya orang tua adalah menjaga titipan Nya. Sampai mereka benar benar “siap” secara fisik dan mental untuk berkendara. Jangan sampai mereka menjadi korban dari rasa sayang yang kebablasan. Sayang anak? Masih banyak cara lain kok….

Baca juga :

 

 

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

BBM @ 54A0B190

WA @ +6281223816399

Twitter @raza_rajendra

Advertisements
This entry was posted in accident, mobil, motor, safety and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Stop Bocah Berkendara, Ga Motor Ga Mobil Sama Aja!

  1. BUKU says:

    hadeuhhh,,, dasar bocah..
    mengendalikan “emosi” diri sendiri aja masih susah, malah mengendalikan mesin kendaraan bermotor 🙁

    #BlogWalking
    > Staedtler Pensil Terbaik Untuk Anak
    > http://fakultasseo.blogspot.com/2016/08/StaedtlerPensilTerbaikUntukAnak.html

  2. paijo biker kere says:

    setuju..!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *