Bila Prestiges Hilang Karena Harga



macantua.com – Masih heboh soal diskon harga KTM? Masih dong. Dan jujur saja ane salah satu yang pengen punya motornya. Terutama motor cross nya… Dimana KTM di kancah motor cross memang tak terelakkan lagi nama besarnya. Prestiges banget saat mendengar nama KTM di dunia motor blusukan dimana rata rata specifikasi, fitur dan harganya keren…. Bangga dong make nya…


Tapi yang terjadi justru KTM diskon harga gila gilaan “ala” Bajaj (memang sudah diakuisisi sebagian besar sahamnya oleh Bajaj). Satu sisi ane senang mendengarnya tapi di sisi lain ane pun sedikit mengernyitkan dahi dan bertanya dalam hati “beneran nih jadi murah? Bakal ga eksklusif lagi dong!”. Dimana eksklusifitas nama KTM itu masih tinggi. Bisa dibayangkan dengan harga mepet motor 150cc, power 24,6bhp dan torsi 19,2NM lengkap dengan suspensi mumpuni depan dan belakang rasanya itu mustahil. Terlebih dengan kompresi mesin yang tinggi layaknya motor SE tentu saja kualitas material ga bisa main main kan?

Ane hanya membayangkan saat motor ini menjadi “laku” dipasaran layaknya motor sport 150cc pasti bakal banyak “entry user” yang beli. Kompresi tinggi dipaksa menenggak premium hasilnya tau sendiri lah gimana. Kalau pun mesti diturunkan kompresinya agar sedikit menyesuaikan dengan iklim dan kualitas bbm Indonesia pasti nanti power dan torsi akan sedikit berkurang, yakin deh bakal ada yang koar koar “sunatan massal” lagi.  Belum lagi aksi modifikasi para “entry user” yang terkadang “nyeleneh“. Ga bisa ane bayangkan nanti bakal ada KTM RC dengan ban cacing atau KTM Duke dengan atribut lenong dan lampu silau kelap kelip berkeliaran di jalanan….
Loh bukannya konsumen diuntungkan? Iya sih. Satu sisi iya kita bisa diuntungkan dapat motor dengan brand Eropa. Murah dengan segala fitur yang tersematkan pada unit motornya. Tapi di sisi lain mesti ada penyuluhan lanjut buat para pembelinya nanti. Yah macam user guide deh… Pengendara kita itu rata rata masih dalam level ajaib “motor aing kumaha aing” yang memperlakukan motornya dengan seenak udelnya tanpa pernah baca buku panduan sedikitpun sebelum berkendara. Pokoknya gass poll… Giliran rusak koar koar nyalahin pabrikan sepuasnya. Ujung ujungnya rusak deh prestiges dari nama KTM di Indonesia. Mending kalau pabrikannya kuat mental ga kabur? Kalau kabur? Tambah ambrol….
Tapi, harga sudah ditetapkan oleh KTM. Dan keinginan “nyemplung” lebih dalam sudah diutarakan dengan taktik penurunan harga. Ane sebagai konsumen tentu saja seneng. Tapi ane juga sekaligus berdoa semoga ga ada alay yang neko neko beli KTM. Biar prestiges sang motor tetap terjaga… Jangan diambil hati ya… ini cuma opini, imajinasi liar ane…. Ciao…

Baca juga :


Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

BBM @ 54A0B190

WA @ +6281223816399

Twitter @raza_rajendra

Line@ : @macantua

Advertisements
This entry was posted in Bajaj, KTM, motor and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Bila Prestiges Hilang Karena Harga

  1. rice cooker dan strobo terus ayun ayun kaki, minggir aing jagoan.. jalan milik aing ya? 😀

  2. ockta says:

    Kaki ditungingin, shock disambung2 kayak motor trail? Kebayang Kalo trellis dipotong terus disambung2 kang..

  3. motorideweb says:

    finishing materialna cakep kualitas KTM masih hadir di duke atau rc 200/250. di kita sagala modif he he

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *