Jangan Mendahului Dalam Kondisi Seperti Ini!


rambu dilarang menyalip

Macantua.com – Dalam berkendara sehari hari baik mengendarai sepeda motor maupun mobil terkadang kita mesti melakukan sebuah tindakan yang biasa disebut mendahului atau menyalip kendaraan di depan kita. Hanya saja beberapa pengendara terkadang tidak memperhatikan cara bagaimana mendahului kendaraan di depannya. Dan kesalahan fatal saat menyalip bisa menjadi sebuah bencana kecelakaan yang tak bisa dihindari. Efeknya? bisa jadi hanya luka ringan, cacat permanen atau bahkan meninggal dunia. Nah bagaimana sih cara menyalip yang aman? Kondisi bagaimana sih yang tidak disarankan untuk mendahului kendaraan di depan? Yuk ah kita bahas…

jalur garis putus dan garis tak putus

  1. Jangan mendahului bila kamu ragu ragu. Ragu ragu bisa menjadikan diri kita dalam bahaya, di saat menyalip jiga kita ragu ragu akan membuat kita kehilangan momentum dalam menyalip. Telat sedetik saja bisa membuat kamu dalam kondisi tidak aman. So, saat kamu ragu sebaiknya tetap di posisi mu ya. Jangan memaksa menyalip atau mendahului…
  2. Jangan mendahului di tikungan. Tikungan biasanya menjadi tempat yang asik mengasah kemampuan riding. Jujur saja ane suka tergoda untuk menikmati saat motor bermanuver masuk tikungan. Tapi, jangan sekali kali menyalip di tikungan sob…. Selain tikungan memiliki sisi tak terlihat, kita tidak dapat memprediksi datangnya kendaraan dari arah berlawanan.
  3. Jangan mendahului di jalanan menanjak. Beberapa kasus kecelakaan biasanya terjadi saat kendaraan baru saja melalui sebuah tanjakan. Penyebabnya sama dengan mendahului di tikungan. Kita tak bisa memprediksi pergerakan kendaraan dari arah berlawanan. hal ini yang sering menjadi penyebab kecelakaan di daerah pegunungan atau perbukitan.
  4. Jangan mendahului di jalan dengan marka tak putus atau garis double. Hal ini sering ane temukan di jalanan setiap kali driving atau riding. Mungkin pengetahuan para pengendara minim sehingga memaksa untuk bisa masuk dan mendahului kendaraan di depannya, padahal marka jalan menunjukkan garis lurus tanpa putus atau bahkan double. Biasanya garis lurus tanpa putus ini terdapat di tikungan, jalanan menanjak dan menurun serta jalur keluar dan masuk tol.
  5. Di area penyebrangan dan Zona Selamat Sekolah . Area penyebrangan yang biasa disebut zebra cross merupakan area terlindung hukum untuk para pejalan kaki. Hanya saja terkadang pejalan kaki enggan menggunakan fasilitas yang telah diberikan ini. padahal saat kita menyebrang melintasi zebra cross pengguna jalan dalam hal ini pengendara wajib memelankan kendaraanya. bahkan di beberapa kota pengendara masih berhenti memberikan kesempatan buat para pejalan kaki menyebrang. Terlebih di daerah sekolah yang terletak di jalan utama. Biasanya disediakan Zona Selamat Sekolah. Jangan sekali kali menyalip di daerah terlindung hukum ini sob. Dijamin kalau terjadi sesuatu pengendara yang terlibat akan terancam hukuman.
  6. Jangan mendahului di jembatan Sempit. Jembatan biasanya mempunyai lebar jalan yang jauh lebih sempit ketimbang jalanan biasa. Kendaraan yang berjalan di atasnya akan dibatasi ruang geraknya saat mau ke kiri dan ke kanan. dan biasanya di jembatan akan dilengkapi dengan garis lurus tak putus. Karena apa? karena kendaraan di kiri jalan tidak akan bisa menggeser kendaraannya ke kiri lagi apabila terpaksa memberikan jalan untuk yang mendahului. Saat mendahului di jembatan sama dengan menjemput kecelakaan. Bisa jadi kecelakaan terjadi dan sang pengendara terlempar ke bawah jembatan dan ini akibatnya akan jauh lebih fatal tentu saja.

 

Bagaimana sob? ada yang mau nambahin ga? Tetap berhati hati saat riding dan driving ya…. Inget keluarga menanti di rumah….


Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

BBM @ 54A0B190

WA @ +6281223816399

Twitter @raza_rajendra

Line@ : @macantua

 

Advertisements
This entry was posted in berbagi, mobil, motor, prosedure, safety and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

14 Responses to Jangan Mendahului Dalam Kondisi Seperti Ini!

  1. kobay says:

    joss infonya!! tengkyu….

  2. COCODOT says:

    7.jangan membuntuti kendaraan berat di tanjakan, bisi mundur dei

  3. ringgo says:

    8. jangan ngikutin emak2 yg sein kiri tpi beloknya kanan…

  4. wisnu says:

    Jangan panas hati kalau ada yang ngajak balap di jalanan umum

  5. handoyo25 says:

    Ada sisi lain yg biasanya tidak terbahas dalam topik “dahulu-mendahului”, yakni mengapa kendaraan didepan itu “terkesan” lambat? sehingga memancing kita utk mendahului.

    Utk kendaraan beban berat sudah jelas alasannya mengapa mereka “lambat”.

    Yg menarik adalah (berdasarkan pengalaman pribadi saya), ada beberapa pengendara (roda 2/roda 4) yg berjalan lambat, padahal tidak membawa beban berat, kondisi kendaraan sehat (usia kendaraan masih rentang 1 thn), lebih parah lagi mereka ini kok kesannya “menguasai” badan jalan (nyantai tapi jalan di tengah).

    Dikasih tanda lampu high beam (dim) dan klakson juga kadang cuek.

    Nah, pengendara lambat kayak gini nih yg kadang bikin pengendara lain (yg tadinya taat aturan) akhirnya jadi senewen dan “terpaksa” melanggar aturan2 dalam artikel diatas.

    Saya sih nggak masalah kalau ada yg mau jalan nyantai/lambat, tapi mbok ya jangan sampai menghambat arus kendaraan lain dibelakangnya.

    • Ricky RR says:

      Nah bner bgt mas, terutama pengendara roda 4 tuh, jalan pelan dibawah 30km/h tapi menggunakan bagian tengah/kanan jalan. akhirnya kan terpaksa juga untuk menyalip dibagian kiri yg kita tahu itu perbuatan yg salah, tapi mw gmna lagi di klakson + blayer2 jg ga nyaut tu mobil.

      kalau motor masi mending ga nyaut di klakson, tapi klo di blayer baru nyaut untuk minggir 😀

    • macantua says:

      Tul…. setuju banget…

  6. teputup says:

    jangan mendahului di persimpangan jalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *