Kenapa Susah Beli Motor Cash?



macantua.com – Mau beli motor baru? Mau cash atau kredit? Silakan dilihat lihat dulu pak… Pasti saat datang atau menyambangi sebuah dealer akan ditanyakan kedua hal itu. Tapi itu dulu…. saat dunia penjualan motor belum dikuasai dan dikontaminasi oleh perkreditan. Dimana mayoritas pembeli masih pembeli cash dan penjualan masih bisa dihitung dengan jari. Tapi, saat seperti sekarang ini pembelian kredit seolah menjadi target utama sales motor. Ada apa? Kenapa sih beli cash susah?


Ada sebuah pernyataan yang ane dapatkan dari sesesorang. Sebut saja mister X. Mister X ini memberikan sebuah penjelasan yang sepertinya memang masuk akal. Menurutnya persentase penjualan sebuah dealer dalam bentuk cash atau kredit itu diatur oleh manajemen dealer. Dimana manajemen dealer menetapkan berapa persen kah yang harus dijual dengan cara cash dan berapa persen kah yang harus dijual dengan cara kredit. Mengapa? Karena hal ini terkait dengan “bisnis” dan “kelangsungan bisnis”.
Maksudnya “bisnis” dan “kelangsungan bisnis”? Jadi begini, dalam sebuah usaha pasti ada modal baik modal tetap maupun modal operasional. Nah, biasanya dengan menjual secara kredit sang dealer yang bekerja sama dengan sebuah perusahaan jasa keuangan (biasa disebut leasing) pasti ada perjanjian tertulisnya dong…. “kalau lu jual via gw lu bla.. bla… bla…”. Inilah yang bisa membantu kelangsungan bisnis sebuah dealer (selain keuntungan penjualan produk) terutama untuk mensupport operational dealer.
Yang kedua, subsidi silang. Lho kok subsidi silang? Yah tau sendiri lah terkadang dalam sebuah merk ada type A lebih diminati dari type B. Misalkan A laku keras sampai antrian di bagian leasing pun membludak mengurus pembelian A. Sedangkan produk B tidak semenarik A. Tentu saja B akan mendapatkan promo promo yang tentu saja akan mempertipis marjin keuntungan. Nah fungsi dari hasil “perjanjian” pada contoh sebelumnya itu bisa jadi penyeimbang, penyelaras agar keuntungan dealer akan tetap “sama” meski memberikan diskon pada produk B.
Nah, jelas kan kenapa biasanya untuk unit motor yang lumayan laku dipasaran akan sedikit sulit untuk melakukan pembelian secara cash. Malah ada banyak kasus upping price untuk menambal kerugian akibat pembelian cash. Nakal? Yah sebenarnya sih engga “kalau diatur oleh pusat”. Jadi kalau susah beli motor secara cash, sepertinya cari saja dealer lain semerk, siapa tau kebijakannya berbeda. Tapi kalau sampai konsumen keburu kecewa ya yang rugi dealer dan tentu saja pusatnya… Ciao…


Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

BBM @ 54A0B190

WA @ +6281223816399

Twitter @raza_rajendra

Line@ : @macantua



Advertisements
This entry was posted in berbagi, motor, opini pribadi, sales and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

16 Responses to Kenapa Susah Beli Motor Cash?

  1. imotorium says:

    saya dulu mau beli matik bagasi besar dipersulit.. akhirnya lari ke dealer lain merk serupa.. dapat si repo

    eh itu kesebut tipe yak :p

    https://imotorium.com/2016/07/22/sangar-rider-gojek-mudik-jakarta-sumatra-utara-sendirian-dengan-vixion-ala-minor-fighter/

  2. tri_wicaksono says:

    hahaha iya mas betu, sales Y emang sulit diajak nego, berbelit2 … dan akhirnya saya kabur gajadi beli (pnglaman sndiri)

  3. goozir says:

    owhh ngono bisnis toh jadinya

    10 sepeda motor Yamaha paling irit >>goozir.com

  4. ringgo says:

    saya bulan 6 kmaren ambil v150 putih didealer deket rumah cash, gk dioersulit kok om.. malahan motornya yg diangkut anebdisuruh ngawal sampe rumah…

  5. heaven2000 says:

    Mungkin sama aja kaya di mobil om.
    Dulu ane pernah kerja di leasing mobil.
    Dealer pasti lebih seneng kalo jual mobil secara kredit.
    Kenapa…???
    Soalnya si dealer bisa dapetin tambahan uang dari namanya refund bunga n refund asuransi.
    Refund bunga bervariasi antara 0,5-2% dari total bunga yg diterima oleh leasing.
    Biasanya juga leasing kasih reward (bisa berupa uang/barang/paket wisata) kepada dealer yg bisa jualin banyak mobil secara kredit (tentunya kredit melalui leasing yg memberikan reward).
    Makanya jualan secara kredit untungnya lebih menggiurkan daripada secara cash.

  6. Fa74 says:

    Klo disini ga ada yg nolak cash mang. Dealer2 lg agressif. Yg cuma liat2 pun langsung diburu, dirayu tanpa dp, dll. Unit langsung dianter ke rumah, urusan jadi ato gak urusan nanti. Unit yg naek mobil harus habis. Urusan blacklist perusahaan kredit bisa diatur. Cash ok, kredit lebih ok. Yg penting unit keluar. Bagian penagihan jadi berlipat2 kerjaannya..
    Hehehe asyik jg denger curhat temen2 yg di dealer ma leasing.

  7. vhian says:

    meending w nyari tipe s ke dealer hampir semua dealler dikota ane susah bgt walaupun itu bisa cash bisa kredit… terkadang repot kalo kredit kalo duitnya lagi ga ada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *