Nasib Bengkel Resmi Suzuki….


Macantua.com – Suzuki, sebuah nama dari 4 samurai Jepang di dunia otomotif roda 2 yang selama ini menjadi pengisi pasar roda 2 di Indonesia. Kini Suzuki memang berbeda dengan 20 tahun lalu. Dan nasib bengkel Resmi Suzuki menjadi gambaran kondisi Suzuki sesungguhnya.

Dulu Suzuki memang jumawa, dimana Suzuki mampu bersaing di kelas 2 tak dengan Yamaha sekaligus bersaing ketat di kelas 4 tak dengan Honda. Sebut saja Tornado yang dikeluarkan bersamaan dengan Shogun mampu fight melawan Honda Grand dan Supra serta force 1 dan Vega dari Yamaha. Tapi kondisi kini jauh berbeda, Suzuki hanya mampu mengeluarkan produk seadanya dengan andalan hanya pada Satria F 150.

Bisa dilihat pada gambar di atas, dimana Dealer alias bengkel resmi satu persatu kolaps,sebut saja dealer resmi suzuki Jati asih ini. Satu persatu mengalami penurunan omset hingga akhirnya tutup. Tak jarang bengkel resmi berlabel Suzuki pun menjual produk pabrikan lain baik produk Jepang bahkan China. Demi bertahan pun mau gamau dealer memasang baliho besar dengan tulisan “menerima service dan ganti oli” dengan logo berbagai merk lain berjajar di bawahnya. Separah ini kah kondisi Suzuki?


Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

BBM @ 54A0B190

WA @ +6281223816399

Twitter @raza_rajendra

Line@ : @macantua

Advertisements
This entry was posted in berbagi, motor, yamaha and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

17 Responses to Nasib Bengkel Resmi Suzuki….

  1. bescorpio says:

    Memang kenyataannya seperti itu

  2. ZX-RR says:

    Tanya kenapa ???

  3. BocahLaliOmah says:

    duh gimana nasib satria ane 5 taun ke depan ya?

  4. Rocketroll says:

    Nasib tidak semujur roda 4 nya ?
    Jangan sampe deh suzuki hengkang dari sini, klo terjadi dapat dipastikan konsumen setia’y ga akan percaya lg kalau mereka kembali ?

    Jd inget dulu Suzuki Shogun 110 selalu menang di kejuaraan road race (ga terus menerus), melawan Jupiter, dulu honda pake apa ya lupa lg? soal’y honda setau saya cuma punya 100cc yaitu supra x.

  5. subki says:

    Dikota ane (bengkulu) semua udh kolaps, tutup.. .ada 6 dealer + beres..

  6. imotorium says:

    saya dukung suzuki diakuisisi Astr*. Jangan dipegang indom*bil lagi deh.. mereka tau bagaimana caranya buat produk bagus memang.. tapi ngga tau bagaimana cara berjualan !! ngga ada bakat jadi leader di bidang otomotif bisanya jadi follower dan itupun setengah hati.

    https://imotorium.com/2016/07/03/launching-1-sleeper-bus-di-indonesia-po-brilian-pilihan-bobomania-nih/

  7. Opic says:

    Di sekitar ane bekasi,beres suzuki sudah tidak ada.klo mo service shogun,cuma di bengkel umum aja dengan sparepart lumayan mahal.masih kalah dengan pul*ar ane,walaupun tutup,tapi bengkel specialis nya msh ada dibekasi.

  8. Jon says:

    Gimana bisa bersaing dgn Honda & Yamaha kalo Suzuki masih kekeuh melakukan pengembangan (R & D) di India. Desain motor Suzuki yg sekarang banyak hasil dari pengembangan di India ga bakal bisa masuk ke selera orang Indonesia. Jadi ya beginilah hasilnya Suzuki di Indo.

    • macantua.com says:

      Ya kalau mindset india ya susah… power sih dapet, tapi model design? Aaahh sudahlah

    • ian says:

      itu dia masalahnya…orang india bikin motor, yang dipikirkan bagaimana bikin motor yag gak bikin nyangkut kain sari… acha…acha… mestinya R&D suzuki dipindahkan ke indonesia saja…tapi sayangnya maruti india punya saham lumayan di suzuki international…hiks!

  9. Bengkel Suzuki di tempat ane sepi, sekarang jual motor honda, yamaha baru,,, aneh kan dealer suzuki jual motor honda dan yamaha kondis baru,,, bengkel suzuki tersebut pun lantas jadi bengkel umum bernama suzuki,,, anehnya masih saja berlabel suzuki,,,

    Kelebihan bengkel Suzuki tersebut sehingga masih “hidup” adalah karena owner nya punya bengkel bubut yg posisinya menyatu dengan bengkel suzuki tersebut,,, jadi orang ke sana karena bengkel bubut nya yg juga jual spare part umum cukup lengkap,,, bukan karena bengkel suzuki nya,,,

    ane pun berinisiatif mencoba skill teknisi bengkel suzuki nya dengan membawa motor honda,,, dan fix mereka gk bisa,,, lebih jelek daripada bengkel umum yg bisa handle semua merk dan tipe motor,,, ane sebagai konsumen malah ngajarin mereka, kan lucu,,,

    bengkel suzuki menjelma jadi bengkel umum, tapi masih kekeh saja mempertahankan brand suzuki nya, meski seragam teknisinya sudah bukan suzuki lagi, tapi dari sponsor (Top 1), motor yg boleh masuk semua motor, dan motor yg mereka jual adalah motor yamaha dan honda,,,

    dan, tau gk jawaban ketika ane tanya kenapa masih suzuki ?

    “males renovasi mas, biarkan apa adanya saja,,, yg jelas kami bukan bengkel resmi suzuki lagi, biarlah sisa-sisa kesan resmi dari branding suzuki menjadi daya tarik tersendiri bengkel kami ini, karena meski sedikit, suzuki masih punya nama, kami gk bisa jual motor suzuki lagi karena udh gk laku, bahkan satria F pun sudah kurang laku akibat hadirnya honda sonic baru,,, bengkel kami masih hidup, karena jasa bengkel bubut kami”

    Bisa agan bayangkan kan gimana jayanya bengkel ini dulu ?, bengkel resmi yg bisa handle bubut sendiri ?, yg bisa perbaiki baut dan drat yg dol/slek, yg bisa perbaiki cylinder yg baret, langsung di bengkel resmi suzuki tersebut,,, dimana bengkel resmi honda dna yamaha sekarang pun gk ada yg kayak gitu”,,,, yg mati adalah bengkel resmi suzuki nya,,, tapi mereka masih hidup, berkat bengkel bubut nya,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *