Pertamina Yang “Belum” Pasti Pas


image

Macantua.com – Setelah sebelumnya Pertamina lewat akun facebooknya mendapat cemoohan akibat status yang dianggap tidak “bagus” menyinggung harga dan sistem kartel penjualan bahan bakar. Kini ramai lagi diperbincangkan soal slogan “Pasti Pas” yang ternyata “Tidak Pas”. Slogan yang selama ini dijunjung tinggi ternyata diselewengkan di lapangan. Salah satu contohnya kasus di Rempoa kemarin.

Dikutip dari vivanews, Kepala Subdit Sumber Daya Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Adi Vivid mengatakan, SPBU 34-12305 yang digerebek di Jalan Raya Veteran Rempoa, Bintaro diduga melakukan tindak pidana dengan cara mengurangi jumlah takaran atau isi BBM dari mesin dispenser BBM. Rata rata pengurangan bisa mencapai 1 liter per 20 liter…waduuh….

Kelima pelaku yakni BAB (47), AGR (34) dan D (44) yang merupakan pengelola SPBU serta dua pengawas yaitu W (37) dan J (42).

“Kelimanya tertangkap tangan pada Kamis 2 Juni 2016,” kata Adi kepada wartawan di lokasi. Senin, 6 Juni 2016. Adi menuturkan, pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mengaku selalu dapat takeran pengisian bensin yang kurang saat mengisi di SPBU tersebut.

“Kami telah sebulan melakukan penyelidikan, akhirnya tertangkap tangan,” katanya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan satu unit alat atau mesin digital regulator stabilizer merk BOSTECH, dua unit alat pengendali jarak jauh, tiga unit alat atau komponen tambahan merk OMRON yang dimasukkan di dalam dispenser pengisian BBM dan dua unit struk pembelian BBM dari SPBU.

Atas perbuatannya, para pelaku diancam hukuman penjara paling lama lima tahun atau denda Rp 2 Miliar.

Nah kan, kembali lagi ke kasus awal, Pertamina memang “belum” pantas buat status seperti pada gambar pertama. Belum 100% pro masyarakat, harga lebih murah pun mungkin karena bantuan pemerintah. Belum lagi kasus dispenser yang korupsi seperti kasus di Rempoa menambah raport merah untuk pelayanan Pertamina. Atau mungkin kasus Rempoa kemarin hanya pucuk gunung es buruknya pelayanan Pertamina? Siapa yang tau…

Contact :
Email @ raza.rajendra@gmail.com
BBM @ 54A0B190
WA @ +6281223816399
Twitter @raza_rajendra
Line@ : @macantua

Advertisements
This entry was posted in berbagi, konsumsi bensin, mobil, motor and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

16 Responses to Pertamina Yang “Belum” Pasti Pas

  1. Eyvoy says:

    Pertamina cuma jago kandang ….
    Kalo udah bisa go internasional baru lah boleh bangga ….

  2. tlekem panglima baru FBY says:

    kalo bicara Pertamina, ceritanya bakal panjang & lebar 😀

  3. supra 2002 ku awet rajet says:

    Slama masih dibiayain negar ya bakal gini terus.

  4. chibiyabi says:

    klo kasus yg ngakalin dispenser bensin ya ga 100 % kesalahan pertamina, klo mau ya lepas aja brand pertamina di pom bensin yg bukan milik pertamina..franchisenya udah terlalu besar untuk dilakukan kontrol secara ketat oleh pertamina..

    kan bakalan menarik nanti kalo ada nama pom bensin ujang budug atawa udin petot 😀 😀

  5. Supra lover's says:

    Harganya aja yg murah ,tapi takarannya masih bagusan Shell..jadi sama aja…

  6. Fa74 says:

    Dulu di pwkt jg ada mang. Dah diluar kota, arah ke cimahi. Satu2nya yg punya pertamax.
    Satria ane bisa ngisi 6liter disitu 😀

  7. nvl rider says:

    ane malah pernah ngisi nvl pertmax plus full tank 13.2 liter. padahal kode spbu nya 31. apa tanki ane yang mahiwal beda sorangan atau apalah apalah. wkwkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *