Andai Lorenzo Berani Mengakui Motornya Lemot…


image

Macantua.com – Sebuah pertanyaan besar tentang insiden yang melibatkan Andrea Ianone dan Jorge Lorenzo di race Catalunya kemarin sudah terjawab. Pertanyaan Ianone kepada Lorenzo tentang motornya yang juga jadi pertanyaan ane terjawab sudah. Motor Lorenzo memang LEMOT! Andai Lorenzo berani mengakuinya…

Sore ini selepas pulang kerja sekitar pukul 4 sore ane sudah nongkrong di rumah menyalakan televisi. Ane penasaran dengan full race motogp Catalunya kemarin dimana ane hanya menontonnya secara cuplikan cuplikan termasuk cuplikan saat Ianone mendorong Lorenzo ke luar lintasan. Ane gunakan fasilitas di Televisi ane buat memutar ulang siaran 2 hari lalu di Fox Sport. Hampir 2 kali ane ulangi kondisi balapan saat posisi Lorenzo Vinales battle untuk 4th position, sampai Lorenzo Ianone battle untuk 5th position. Hasilnya memang mencengangkan. Secara kasat mata memang M1 tunggangan Lorenzo tak secepat biasanya.

image

Kenapa meme nya kaya di JAV ya? Ups...

Bukti kuat pertama adalah disaat Lorenzo harus kehilangan posisi pertama nya di tikungan pertama oleh Valentino Rossi. Begitu mudah Rossi yang notabene menggunakan motor dan mesin yang sama melibasnya di straight Catalunya. Pil pahit selanjutnya tanpa berlangsung lama dan di lap yang sama pula Lorenzo harus kembali merelakan posisi 2 yang baru saja beberapa detik dimilikinya harus diambil alih oleh Marques. Bayangkan dalam 1 lap, seorang Lorenzo dengan M1 nya disalip oleh 2 pembalap sekaligus.

Bukti selanjutnya adalah, saat Dani Pedrosa pun melaluinya. Terlihat Pedrosa tidak bersusah payah mengambil alih posisi 3 dari Lorenzo. Semakin kuat bukti bahwa Lorenzo menunggangi M1 yang dalam kondisi tidak kompetitif adalah saat Vinales mencoba mengambil alih posisi 4 dari Lorenzo. Sedari awal race, yang ane perhatikan adalah riding style Vinales. Dimana Vinales masih belum punya race line yang baik. Berkali kali ia melakukan kesalahan sama yakni “melebar” saat melewati tikungan. Terlihat beberapa kali Lorenzo menutup race line Vinales saat ia berusaha melewatinya. Bisa dibayangkan, dengan motor Suzuki yang belum sempurna ditambah race line yang masih acak kadul Lorenzo bisa dilewati dan kemudian melesat jauh meninggalkannya.

Di saat Ianone mendekat di sini terlihat bagaimana Lorenzo seolah menutup race line. Beberapa kali ia melakukan pengereman dari jauh, tidak melakukan “late brake” dan membuang ban belakang. Lebih kepada cara cornering konvensional out-in-out lintasan. Berbeda dengan Ianone yang sejak beberapa lap sebelumnya melakukan dengan cara yang sama yakni masuk tikungan dengan cepat dan mengerem serta membuang ban belakang. Sayang sekali saat posisi pengereman itulah saat Lorenzo berada di posisi “IN” dari siklus out-in-out nya. Hasilnya Baaaanngggg……. keduanya pun jatuh tersungkur.

Last, dari sepanjang race sampai insiden memang terlihat Lorenzo melambat. Wajar kalau Ianone mempertanyakan “ada apa dengan M1 nya”. Kehilangan 4 posisi dalam sedikit waktu dan akhirnya berakhir dengan crash bersama Ianone. Andai Lorenzo berjiwa besar dan mengakuinya. Mungkin tidak akan ada keputusan “start dari belakang” buat Ianone di race Assen nanti.

         

Contact :
Email @ raza.rajendra@gmail.com
BBM @ 54A0B190
WA @ +6281223816399
Twitter @raza_rajendra
Line@ : @macantua

Advertisements
This entry was posted in accident, berbagi, motogp, motor, race and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

18 Responses to Andai Lorenzo Berani Mengakui Motornya Lemot…

  1. COCODOT says:

    Kan awal mulanya masih 4G terus menurun kejaringan HSDPA makin parah lagi sinyalnya lap leup berubah jadi EDGE tambah lemot tuh, sedangkan lannone masih 4G ya ketubruk tuh si M1 jaringan EDGEnya haha…. Akhirnya berekor panjang tuh masalah nubruk hahahaha… Makan tuh egois hihi… M1EDGE SUPER LEMOT

  2. COCODOT says:

    Eh salah maaf , buntut maksudnya hehe….

  3. COCODOT says:

    M1EDGE yang di bawa Lorenzo lemooott mot… Mungkin tergantung amal perbuatan juga sih hihi… Maaf maaf….

  4. COCODOT says:

    Hiji deui ah, Lorenzo makin mewek lagi team mekanik setianya tidak akan ikut ke ducati taun depan haha… Lorenzo mewek sambil nepuk dada “sakitnya tuh disini” hiks hiks hiks…. Huahahaha…

  5. felitokia says:

    Jadi intinya begini ya mang? Di motogp motor yg sdg balapan tiba2 entah karena mslh apa menjadi lemot itu boleh ditabrak! Menurut pengamatan saya, apapun alasannya nabrak itu Jahat!

  6. rezaholic says:

    Parah, udah motornya lemot, terus jatoh jadi korban serudukan ianone, masih aja jadi korban di blog lokal, bad luck lorenzo, wkwkwk

  7. subaru says:

    badluck lorenzo….dicari2 kesalahannya hahaha
    padahal dari segi balap yang di depan adalah yang berhak menggunakan racing line
    coba yang ditabrak itu marquez atau malah rossi pasti iannone yang dihabisi di blog lokal hahaha

  8. warid says:

    ya kalau toh motornya lemot, yang dibelakang kalau jalurnya sudah ditutup ya wajib ngerem n menghindar, kecuali yang depan mau dioverlap., di jalan raya pun juga berlaku sama aturan mainnya kurang lebih, seandainya ada kawasaki ninja di belakang dan honda pitung didepan pas tikungan kalau jalur depan sudah ditutup sama pitung maka ninjanya juga wajib ngerem n menghindar baru pas straight di libas habis…, dan benar kata lorenzo, minta maaf ki lebih gampang dan menyelesaikan konflik dari pada harus nyalahin “woe mas pitungmu alon yo?”

    hal yang tidak perlu n bisa dihindari seharusnya malah membuat poin jadi ilang sia sia…,

  9. Fa74 says:

    Waktu liat live sih sepertinya iannone yg mmg trlalu maksa, baru tau kmrn2 banyak yg bahas trnyata jorge yg lemot.
    Mungkin iannone jg salah perhitungan, dikira bisa segera masuk sebelum jorge menutup line, atau malah mungkin mmg disengaja 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *