Short Review Honda CBR500R, Pas Buat Yang Mau Naik Kelas…


image

Macantua.com – Hola sob, maaf kalau seminggu ini Macantua.com kurang terlihat update yah semua karena banyaknya kerjaan yang menyita waktu ditambah dengan dinas luar kota 3 hari di kota Solo yang menghabiskan konsentrasi ane. Maklum ada “barang baru” yang dibuat di salah satu perusahaan di sana. Ok, Back to laptop…., 2 minggu lalu diajak hadir di 2 acara Daya Adicipta Motora, yakni Launching Honda Big Wing Bandung dan re-launching Honda Big Bike 500 Series di Ciater High Land. Nah di sini ane berkesempatan mencicipi CBR500R, bagaimana impresinya? Friendly handling!

image

Pertama kali bertemu dan memegang sang motor satu hal yang keluar dari benak adalah “ga salah ini 500 cc? Kok sebesar Ninja 250 ya?”. Honda Big Bike CBR500R ini memang terlihat compact seperti yang pernah ane bahas saat launching di Jakarta lalu. Honda Big Bike berharga Rp. 144.550.000 ini memang terlihat compact. Dimensinya ga terlalu besar buat badan ane yang punya tinggi 174cc dengan berat 55kg yang bisa dibilang kurus ini. Kaki menapak sempurna tanpa ada “dingklik detected” ditemui. Pas deh….

image

Riding position termasuk nyaman. Bisa dilihat pada foto di atas, posisi badan ane tidak terlihat membungkuk kan? Ergonominya membuat betah berada di posisi rider. Sepertinya Honda CBR500R ini memang lebih ke sport touring bukan ke arah full performance layaknya CBR250R single silinder, kira kira begitu gambaran mengendarainya. Ga gampang pegel! Ditambah panas mesin masih masuk taraf wajar buat ane sih, satu lagi kipas radiatornya ga kaya Hair Dryer nya Z250SL tunggangan ane hehehehe. Hanya saja kalau jadi boncenger ya harus merasakan sama dengan saat dibonceng si L. Teuas alias keras dan tipis jok boncenger sepertinya ga rekomen buat yang hobby riding bareng istri, hanya saja Jok belakang CBR500R ini lebih lebar jadi tidak “setersiksa” saat dibonceng si L. Hehehehe

image

Masuk ke area performa dan handling nih, buat handling ane acungkan 4 jempol buat Honda. Motor ini meski 500cc tapi super duper easy handling. Ditekak tekuk nya nurut saat masuk tikungan. Superb! Ditambah performa yang boleh dibilang smooth di putaran mesin bawah. Motor melaju dengan mudah pada kisaran putaran mesin dibawah 5000 rpm. Tapi saat throttle ditarik lebih dalam, suara mesin pun berubah menjadi merdu menderu diiringi lonjakan tenaga yang drastis terasa menghempaskan badan ke belakang. Wah ternyata sisi liarnya keluar saat gas ditarik lebih dalam…. sayang track yang ane gunakan untuk pengetesan tidak terlalu panjang, jadi cukup merasakan gigi2 yang bisa membawa ane dikecepatan yang menyentuh 3 digit.

Last, buat yang mau naik kelas dari 250cc full fairing sepertinya ini motor paling pas buat naik kelas. Sensasinya akan lebih terasa dengan muntahan tenaga yang “lebih” tanpa hatus sulit beradaptasi dengan riding position, bobot motor serta panasnya mesin. Pas  T.O.P.B.G.T lah…. Bagaimana kalau dibawa harian? Wah itu ane belum bisa banyak bicara, mungkin nanti suatu saat DAM mau minjemin CBR500R buat ane pakai harian hehehehe ngarep…. Semoga kepengen… Ciao…..

Advertisements
This entry was posted in berbagi, DOHC, honda, Honda big bike, honda big wing, moge, motor and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Short Review Honda CBR500R, Pas Buat Yang Mau Naik Kelas…

  1. wisnu says:

    Harganya juga pas buat para riders wakil rakyat

  2. KobaYogas.COM says:

    Wah ini sekelas A berapa ya..

  3. Pingback: Short Review CB500X, Komposisi Pas Buat Yang Doyan Adventure Touring - macantua.commacantua.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *