Tersisa 19%, Red Alert Untuk Yamaha


image

Macantua.com – Sudah dibahas banyak blogger tenar kalau distribusi roda 2 Indonesia semakin dikuasai Honda. Honda menancapkan kukunya dengan 78%, sedangkan Yamaha hanya 19%, sisanya milik rame rame. 19% ini adalah angka terkecil distribusi Yamaha selama ini. Red alert buat Yamaha nih…

Pelan tapi pasti

Ya Honda memang seolah ngotot untuk menguasai pasar roda 2 tanah air. Meski perlahan namun kini pergeserannya makin terasa. Pelan namun pasti, Honda sudah sangat mantap di sisi matic, kini sedang merangsek di sisi sport. Penetrasi pelan yang benar benar mematikan. Ikuti arah kekuatan lawan saat menyerang dan menggunakannya sebagai serangan balik. Kaya di film Jet Lee “Taichi Master” gitu… Honda membiarkan lawan lawannya menyerang terlebih dahulu dengan membuka pasar blue ocean. Saat lawan terlena Honda masuk dengan segenap kekuatan “amati,tiru,modifikasi”nya.

Ini berbahaya, dengan kekuatan modal yang unlimited dari Honda tentu saja bisa dengan mudah melakukan triknya selama ini. Sayangnya Yamaha memang selama ini terlalu terlena dengan segenap kedigjayaannya di awal 2000an. Dengan cara ini (amati tiru modifikasi), mereka (Honda) bisa banyak memberi produk yang diinginkan konsumen tanpa harus meriset banyak pasar, tentunya ini cara praktis menghemat riset pasar. Dan terbukti pangsa pasar matic entry level yang dulu milik Yamaha kini beralih singgasana. Target selanjutnya jelas pasar sport. Meski di pasar sport Honda belum bisa jumawa karena belum bisa benar benar menggulingkan Vixion dan Ninja dari tahtanya.

Perkuat akar rumput (komunitas)….

Selanjutnya adalah “kedekatan” Honda dengan para pecintanya (baca : komunitas alias Nitty kata om Madev) membuat perbedaan signifikan dengan Yamaha. Mungkin Yamaha mencoba melakukan hal sama, tapi ane rasa “usahanya” tak semaksimal Honda. Kalau Kawasaki sukses “menjamu” komunitas Ninja nya, Honda malah sukses menjamu semua lapisan klub mulai dari motor entry level sampai big bike nya yang tergabung dalam perkumpulan tiap regional (kalau Jawa Barat disebut Paguyuban). Memang Yamaha pun punya, tapi seolah gaungnya kurang maksimal. Padahal komunitas ini adalah akar rumput (grass root) promosi yang paling jitu lho dibanding iklan di media televisi…. Kalau komunitas saja sampai di jamu pabrikan lain, jangan aneh kalau nanti banyak yang berganti tunggangan.

Last, semoga Yamaha segera bertindak dengan menyaksikan 19% hasil bulan Maret lalu. Bukan hanya demi kelangsungan pabrik saja, tapi demi keragaman dunia roda 2 Indonesia tentunya. Masih mau bermain main? Sebaiknya jangan, pikirkan matang matang dan bergerak sejak dini sebelum semuanya tak bersisa. Ciao….

Advertisements
This entry was posted in marketing, motor, yamaha and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

32 Responses to Tersisa 19%, Red Alert Untuk Yamaha

  1. ardiantoyugo says:

    Tinggal tersisa Nmax…

  2. Ababibinbabeja : - 0 says:

    Ouch..ngeriiiiih..zleb zleb crot…

  3. Ryonz says:

    selama petinggi
    yamaha sifatnya kaya fans boy penjualan ga balal maju,..contoh liat aja statusยฒnya pak abidin san di fb,.. blm lagi status dia yang menyudutkan para blogger dan seolah menyebar fitnah blogger membece yamaha krn amplop nya tebel,apa pantas beliau bicara sperti itu?

  4. rezaholic says:

    Pabrikan budeg, shock gemlodag kaya naik gerobagg

  5. Dibo says:

    Ganti kepala marketingnya, gmn cara jualan yg bagus n menguntungkan n jgn lupa bikin produk yg lebih unggul dr sebelah

  6. felitokia says:

    Artinya sama saja Honda dan Yamaha! kl dah laku ngapain juga bikin produk baru! dulu Honda cuma ganti casing n striping dihajar Yamaha dgn Mio nya! giliran Yamaha laku, Yamaha juga ternyata sama cuma ganti casing n striping! jd sbg konsumen, yg oke kita beli, wong nyari duit tuch susah! bkn begitu mang Jejen?

  7. mbah_anom says:

    yamaha the real budek :v

  8. COCODOT says:

    Sok ah, saha nu pinter eta nu menang

  9. denmaz says:

    Red alert berlaku buat yg demen yamaha.. jangan cuma ngomongin keburukan motor tetangga… beli dong produk kesukaan lo…
    Bc mulu.. beli kagak.. ekekeke :mrgreen:

  10. Jamal says:

    udah takdir nya

  11. skidrow2nd says:

    Mana tuh fb kok kaga beli motor tercintanye

  12. Fa74 says:

    Ane gak tau yg bikin ms ahm bengkak itu apa. Tp klo porsi beat yg bengkak, takutnya semua pabrikan pada downgrade tuk mengimbangi daya beli masyarakat.

  13. Asgar says:

    Coment na para Blogger hungkul ieu mah uy

  14. dasrun says:

    mua 1000 % market share….mangga sikaaaat…..tutup pabarik, PHK…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *