Ninja, Satria, Vixion, Tak Tergantikan. TIGER? MALAH DISUNTIK MATI!


Generasi Honda Tiger

Generasi Tiger sejak lahir sampai akhir hayatnya

Macantua.com – Apa sih motor full fairing kencang? Pasti jawabannya Ninja. Apa sih motor ayago kencang? Jawabannya sudah pasti Satria. Motor 150cc irit ganteng? Jawabannya gakan jauh dari Vixion. Motor touring gagah irit anti rewel? Dulu Tiger, sekarang? Nama Tiger-nya sudah dikubur sama Honda. Hahahaha

Kalau membaca paragraf di atas pasti tau maksud ane kan. Dimana ketiga pabrikan yakni Kawasaki, Suzuki dan Yamaha membuat produk dengan sebuah nama menjadi legenda yang tetap hidup. Dan arti sebuah nama ini yang mempunyai makna tersendiri. Bukan hanya untuk kelangsungan produknya tapi juga untuk kelangsungan konsumen dan pecintanya.

Brosur Honda Tiger

Lho Honda kan punya CB? Kalau kita lihat sejarah Honda di Indonesia, CB itu sudah mulai ditinggalkan namanya sejak tahun 80an digantikan oleh nama GL sebagai pengganti karena lebih menarik di sisi penjualan. Itulah salah satu alasan kenapa nama besar CB selama beberapa tahun terakhir ini tidak bisa mengalahkan Vixion sebagai motor batangan irit dan ganteng di kelas 150cc. Sadar atau tidak sadar putusnya mata rantai regenerasi nama CB selama puluhan tahun membuat nama CB hanya identik dengan motor jadul bertangki seperti biji nangka. CB ya motor jadul Honda, bukan CB yang sekarang DOHC Near square. Kira kira begitu yang sudah tertanam dalam masyarakat.

Dan kini nama Tiger akan mengalami keadaan yang sama dimana tidak adanya regenerasi untuk nama ini. Kalau kita lihat dan bandingkan dengan nama Ninja, sejak Ninja berhasil menghancurkan nama besar RX King dengan 150cc 2taknya, lalu berganti dengan Ninja yang dibekali dengan fairing, dibekali dengan kips, naik kelas ke 250cc 2 silinder sampai membuat ninja 250 1 silinder tetap menanamkan kuatnya nama Ninja. Regenerasi berlanjut sama seperti nama Satria yang bermula dengan 2 tak 120cc kemudian di 2004 diupgrade menjadi 150cc 4tak dohc oil cooled sampai akhirnya reinkarnasi menjadi sosok Satria F150 FI berteknologi terkini. Dan Tiger hanya mendapatkan 1 jenis mesin sejak awal kelahirannya sampai akhir hayatnya, hanya sentuhan minor di sisi body yang sempat mengalami perubahan.

Brosur-Motor-Honda-Tiger- the legends return

Kalau ditanya akankah nama Tiger akan kembali digunakan? Sepertinya tidak. Dan mungkin Honda akan mengulangi sejarah CB di masa lalu. Dan hal ini sudah dilakukan pada klan Astrea yang berganti menjadi Supra. Kira kira apa CB akan mampu menancapkan namanya seperti masa lalu dan membuat para pecinta Tiger melupakan nama besar Tiger selama ini? Bisa iya tapi bisa juga tidak. Karena 20 tahun itu sesuatu… Ciao….

Advertisements
This entry was posted in ahm, honda, motor, opini pribadi and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

49 Responses to Ninja, Satria, Vixion, Tak Tergantikan. TIGER? MALAH DISUNTIK MATI!

  1. lamik gemini says:

    komunitasnya malah masih bersikukuh dan eksis dengan nama besar ” si macan”..
    teganya AHM..

  2. seanomedic says:

    macan satu lingkungan dgn ninja kesatria vixion (baca logo viper)…ya punah lah si macan dikuliti…

  3. handoyo25 says:

    saya sih coba melihat dari kacamata “pedagang cari untung”, kayaknya Tiger ini (menurut AHM) tidak menguntungkan secara hitungan angka ekonomis

  4. Eggy says:

    Ah,,,dulu pernah plihara RGR, RZR, trus vixi, lanjut Ninja R..cuma sekali doang,,nah pas cobain tiger ,,nyaman euuyy..diajak melintir jauh enak bnget..sayang kejual krn masalah klasik,,BU wkwkwk..skrg pake adek nya,,,si pro neotech 😀

  5. Rideralam says:

    Biar jadi legenda terus… Ntar kalau gak disuntik mati, trus dijual, trus gak laku, trus… Ah

  6. askury says:

    ngomongin Tiger…ini mtor punya satu drmh..pernah punya dua tapi 1 nya di jokul lg…hehehe…dah 6 tahun miara ni motor…dh gnti mesin..sasis..ban n velg..lah pokoke gado2 lah…lumayan punya pengalaman…salam maung buat yg punya blog..

  7. smartfaiz says:

    Tiger….. hmmmm.. pernah denger dimana ya nama ini? Oh ya ingat… motor ini kan yang di jor jorkan sebagai motor legendaris honda ya.. yang komunitasnya besar itu? Yang banyak kelemahan itu ya….. yang ga pernah update mesin malah disunat powernya ya…. yang katanya mau upgrade 250 cc banyak ditunggu loyalisnya trus ga jadi nongol itu ya…. yang ga laku karena kualitas turun …. ya pantes lah disuntik mati….. hmmm perasaan pernah pake dari 2005 …
    eh ya lupa … ane masih punya satu digarasi rumah :mrgreen:

  8. satriabergetar says:

    Nama besar astrea grand “dirusak” legenda
    Nama besar GL pro / mega pro”digeser” all new mega pro
    Nama besar supra “diganggu” supra fit
    Nama besar tiger dimatiin tanpa (belum ada) ganti

    AHM mah gitu orang nya..ga paham perasaan pecintanya 😀

  9. COCODOT says:

    Waduh kena moderasi dailah

  10. COCODOT says:

    Kalau nama VIXION, SATRIA dan NINJA sebelum pemberian namanya datang dulu ke orang pinter jadinya laku sampe sekarang, lah CB, SONIC itu nama udah Mati di hidupin lagi ya hidupnya juga gak normal hehe…

  11. ndesoedisi says:

    berarti kemungkinan Vario, Beat, Supra dan Revo juga akan bernasib sama hiks..hiks..hiks..

  12. desmotoblog says:

    Tiger dah ompong dan sering sakit-sakitan dari jadi di suntik mati ajah …..
    https://desmotoblog.wordpress.com/2016/03/23/motor-ajah-di-kepoin-sama-t-bike/

  13. wisnu says:

    teknologi jadul tapi mau di jual sayang,,,belinya dulu muahaaalll.

  14. suntoro says:

    ciyeeh….curhat
    btw….artikel blok cbr 250 nya kok ilang ya
    pasti di tlp org plant ya 😀
    abis watermarknya beda sich dgn yg lain

  15. irel says:

    motornya wong sugih

  16. COCODOT says:

    Wow tiger,motor para bos besar pada jamannya setara dengan harly Davidson

  17. Rocketroll says:

    Knp ya CB150 ga d namain Tiger ajj skalian.
    Walaupun 150 tp power’y diatas 200cc’y tiger hehehe…

  18. Rocketroll says:

    Brarti klo tiger sperti yg saya sebutin d atas mang macan ga jd dong bli Z250SL’y ? Hahaha…

  19. Pingback: Nasib CBR 250R? Jangan Discontinue! | macantua.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *