Tilang Para Orang Tua Yang Bebaskan “Bocah” Berkendara!

image

Macantua.com – Stop bocah berkendara! Ane cuma bisa mengajak untuk mengharamkan “melepas kunci” untuk para bocah yang jelas jelas di bawah umur. Yang jelas ini adalah bagian dari tanggung jawab orang tua, TILANG ORANGTUA yang “melepas kunci” pada para bocah kalau perlu! Mau bunuh anak sendiri? Atau mau anak cacat seumur hidup?

Dapat kiriman dari rekan di lapangan:

“Melaporkan nDan,
Saat pelaksanaan hunting, Kami menangkaptangan pelanggar anak kecil bawa motor, inisial “Y” 9 thn & “M” 7 thn. Pelanggarannya adalah melawan arus, tdk punya SIM, tdk membawa STNK dan tdk pakai helm, si pelanggar menangis keras pd saat ditangkap. Tindakan petugas mengantar pelanggar tsb kpd ortunya & ortunya di beri teguran keras agar mengawasi putrinya…”

Speechless tingkat dewa

Sepertinya tidak cukup hanya dengan teguran, tilang! Atau laporkan dengan Undang Undang percobaan pembunuhan anak sekalian. Anak anak punya hak untuk hidup, kalau mereka selamat saat berkendara mungkin iya, lha kalau terlindas truk? Mungkin banyak orang tua bangga saat anaknya bisa berkendara, tapi bukan bangga saat anak anaknya mengaji atau justru berprestasi di sekolah. “Eh Jeng anak saya baru kelas 2 sudah bisa naik motor, sudah bisa disuruh ke warung” atau “anak mamah hebat, besok beliin lagi sayur di warung ya, boleh bawa motor kok

Mungkin mereka hilaf, lupa kalau jalanan itu sangat kejam, sangat keras. Jangankan bocah yang jelas jelas tidak punya sim dan belum cukup umur. Apalagi kemampuan berkendara pun masih minim ditambah kaki yang mungkin tak menapak sempurna. Yang jelas jelas dewasa, punya sim dan jam berkendara lama saja masih bisa berkemungkinan terlibat kecelakaan kok.

Last, mulai dari kita, keluarga kita, tetangga kita, saling ingatkan karena ini berbahaya. Baik untuk nyawa maupun masa depan mereka. Sampai genap 17 tahun dan punya SIM lebih baik Haramkan kunci kendaraan anda! Ciao….

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di accident, berbagi, motor, safety dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

23 Balasan ke Tilang Para Orang Tua Yang Bebaskan “Bocah” Berkendara!

  1. wisnu berkata:

    anak ello pengen seperti anak gue beliin motor

    anak siapa yang lebih hebat ,,
    kitu cnah mang lamun di wartosan ku ttangga teh

    Suka

  2. Fa74 berkata:

    Tahan aja kendaraannya selama setahun klo ada ortu yg kasih ke anak dibawah umur.

    Suka

  3. COCODOT berkata:

    Kebanyakannya ortu pada bangga kalo anak kecilnya sudah bisa naek motor giliran celaka pada mewek tuh ortu nya, sering nemu kaya gitu di lapangan

    Suka

  4. COCODOT berkata:

    Nagihan, pan urang teh tukang kredit hehe…

    Suka

  5. danisubject berkata:

    Ngeri mang … Kalo motoran nya di lapangan atau tempat tertutupan sih ora masalah .. Ha jalan je kan ngeri

    Suka

  6. I like FBY berkata:

    Di sinyalir ke 2 orang tuanya “alay garis keras”

    Orang tua nya pasti bukan FBH yg suka berkunjung ke warung ini

    Suka

  7. RR berkata:

    bocah d bawah umur vs ibu” ,civil war
    ccok jdiin judul film nih

    Suka

  8. VR93 berkata:

    memang serba salah tinggal d Indonesia jaman sekarang, banyak ‘pemakluman’ dimana-mana, akhirnya pelanggaran aturan dianggep ‘biasa’ …… mngkn salah kita semua yaa, salah saya jg mungkin 😀 …. ato krn kita terlalu lama ‘hidup susah’ ……ato bgmn enaknya? pindah kewarganegaraan ? Amen aja deh……

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.