Motor Berpower Besar? Yang Kepake Berapa Sih?


image

Macantua.com – Motor saat ini seolah jadi sebuah kebanggan buat para penunggangnya. Tak ayal kalau semua kelebihan motor tunggangan menjadi hal yang dielu elu kan, termasuk power sang motor yang biasanya jadi pride sang pengendara “motor gue 40HP” atau “motor si Anu cuma 17HP, bisa dikentutin sama motor gue”. Padahal sejatinya power motor itu tak selalu digunakan seluruhnya. Berapa sih power motormu yang terpakai? 100%? 75%? Atau ga sampai setengahnya?

image

Saat berkendara di jalanan tentu saja hitungan di atas kertas soal power motor akan berakhir dengan hasil berbeda beda. Bisa saja motor A dan B yang sama type dan kelasnya punya performa yang berbeda saat dipakai di jalanan. Hal ini bisa jadi diakibatkan proses inreyen yang berbeda satu dengan yang lainnya. Belum lagi dari faktor luar seperti bobot pengendara, cuaca, sampai skill “narik gas” pun jadi penentu. Dan ane yakin lebih dari 50% rider tak menggunakan power maksimal sang motor yang dijabarkan dalam hitungan kertas. Kalau pun iya, durasi penggunaannya hanya beberapa saat. Yah bisa karena faktor kondisi jalan dan padatnya lalu lintas.

image

Beda di jalan beda di sirkuit. Saat masuk ke jalan berputar “balik ke situ situ aja” yang biasa disebut sirkuit memang power sang motor bisa jadi salah satu penentu kemenangan. Yah meski banyak faktor lain berpengaruh setidaknya power maksimal sang motor akan benar benar dipergunakan sang ridernya. Ga mubazir cuma jadi hitungan “oret oretan kertas buram”. Motor benar benar akan mendapatkan siksaan menuju redline sebelum akhirnya sang rider shifting gear.

Nah, punya motor berpower besar di jalanan justru mewajibkan sang rider agar lebih bisa “menahan diri” ketimbang memaksa mengeksplorasi layaknya di sirkuit. Menuntut sang rider menjadi lebih bijak dalam menggunakan “power tersembunyi” nya. Bisa jadi ga sampai 10% kemampuan sang motor yang terpakai saat berkendara.

Last, kata uncle ben ” dibalik power yang besar ada tanggung jawab yang besar”. Jadi bijak bijak menggunakannya ya… buat para rider bermotor tenaga besar agar bisa “menahan” saat berkendara di jalan umum. Kalau mau 100% power, mangga Sentul masih bisa disewa…. hehhehe Ciao…

Advertisements
This entry was posted in motor, safety and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

40 Responses to Motor Berpower Besar? Yang Kepake Berapa Sih?

  1. kudo78dk says:

    yang penting diatas kerta angkanya gede…. kepake atau nggak yang penting bangga dulu…. itulah tipikal disini
    http://78deka.com/2016/01/25/new-kawasaki-ninja-zx-10r-lebih-powerfull-daripada-edisi-2015-bisa-lebih-lagi-jika-lepas-segel/

  2. yht2506 says:

    Kl buat turing gmn om?

  3. bescorpio says:

    Horsepower sells cars, torque wins races (dapat dari googling, cars diganti motorcycles)

  4. handoyo25 says:

    “… Berapa sih power motormu yang terpakai? 100%? 75%? Atau ga sampai setengahnya? ”

    Masih mending sih, daripada: “Nafsu besar tenaga kurang” 😀

  5. Wisnu says:

    Kalau ane sih hobinya mengupgrade power motor,hobi ngebut soalnya,tapi waktu dulu ane pake bebek perasaan banyak yang mgajak mgadu lumpat di jalan.Tapi setelah make tigi kagak ada yang ngajak ngadu lumpat,sien ku cc na merenya

  6. dghyhghuf says:

    blapan d jlanan lbih oke dri pda d sirkuit,nggk ada tntangan nya sma skli..

  7. dghyhghuf says:

    blapan d jlanan lbih oke dri pda d sirkuit,nggk ada tntangan nya sma skli…..

  8. seanomedic says:

    bisa jadi kedepan akan ada stiker sekian hp unggul nol koma sekian dari yg sekelas di body motornya hanya sekedar gimmick pastinya….

  9. felitokia says:

    Kl saya power gede butuh buat nanjak mang! kl buat ngebut mah ga berani! ga tau buat ngejar apa mslhnya mah!

  10. Fa74 says:

    Yang pasti, gede bikin pede. 😀

  11. Fa74 says:

    Yang pasti, gede bikin pede mang. 😀

  12. rr says:

    jual power , it strategi marketing sh. worthed ato kaganya suatu motor.

    ga power doank sh, sama kyk ban gambot, rangka deltabox ato monoshok pke link, USD bla bla bla…. mau di pke berapa persen sih buat nikung” rebah” dll?

  13. supra 2002 ku awet rajet says:

    Pada knyataannya mocil macam bebek dan matic yg powernya lebih kepake di jalan.

  14. Awaludin says:

    nah..saya suka Artikel ini.
    menurut saya, Artikel ini sedikit menyindir YIMM dan FBY.
    karena apa..?
    FBY suka banggain Power dan Top Speed, yang lebih kenceng dari Honda lah, lebih powerfull dr Kawasaki lah, lebih ke anak muda dr Suzuki lah, dll
    YIMM suka Serakah, demi memikat Konsumen ( tau jika dirinya Kalah dari Kompetitor dalam hal Penjualan ) akhirnya membuat strategi :
    di zaman 100 CC, mereka bikin 110 CC
    di zaman 125 CC mereka bikin 135 CC
    di zaman 150 CC mereka bikin 155 CC

    mereka selalu mengedepankan CC untuk memikat hati Konsumen, untuk menanamkan Feeling bahwa YAMAHA terkenal Kenceng dan PowerFull
    di dukung dengan Desain Yamaha yang beda.

    Hingga Saat ini, Tetap saja, masih belum bisa mengusik Kedudukan Kompetitor ( Honda )

    Power yang mereka Banggakan, Top Speed yang mereka Banggakan.
    tidak membawakan Hasil yang signifikan.

    apalagi dengan Artikel diatas.
    BERAPA SIH POWER YANG DI GUNAKAN?? dan jawabannya ada pada diri kalian sendiri.
    karena kita Hidup Di Lingkungan Masyarakat, dengan berbagai kondisi.
    BUKAN LINTASAN yang selalu di banggakan FBY

  15. orang awam says:

    meminjam pepatah lama yg berbunyi: “horsepower sells cars but torque wins races”, tampaknya hal ini juga berlaku di roda dua. jadi emg sudah ketetapannya begitu sih om, udah jadi semacam pakem/acuan konsumen dlm menentukan pilihan (power makin gede makin disukai) biarpun dlm kesehariannya ngga begitu diperlukan 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *