Yamaha Aerox 125 Details, Versi Supermoto nya Xride…


 

yamaha-aerox-125-lc-scooter-tampak-depan.jpg.jpeg

Macantua.com – Berawal dari baca blognya om tres di sini. Dimana beliau membahas detail Yamaha Aerox 125, ane pun ingin coba membahasnya dari sisi ane nih. Ane pun mau gamau pinjam semua gambar dari blog nya beliau. Yuk ah kita bahas. Yamaha Aerox 125 LC secara detail….

image

Pertama adalah Headlamp yang menjadi “muka” sang motor. Jujur saja nih, kalau dilihat seksama ane justru melihat sisi ga “ai kecing” dari headlamp scooter matic terbaru yamaha satu ini. Bentuk Headlamp Yamaha Aerox 125 LC terkesan “tanggung”. Bandingkan dengan Soul GT yang memang sama sama sidah dibekali headlamp LED, garis tegas membuatnya lebih mantap dipandang.

image

Sisi kemudi yang boleh dibilang “11-12” dengan Yamaha Xride memang berkesan macho. Yah meski perbedaan pada keduanya hanya pada background speedometer yang berbeda warna serta penambahan garnish pada bagian belakang holder stang yang mempermanis tampilan.

image

Buat yang doyan jalan jalan sambil meletakkan air mineral atau air minum cup sepertinya harus dilupakan saat mengendarai Yamaha Aerox 125, yah tampilan sporty menjadikannya “minim” fasilitas buat leyeh leyeh. Bagasi pada bagian ini “demi gaya” dan menyatu dengan body akhirnya cenderung lebih tipis sehingga kapsitasnya pun “tipis”. Yah sama seperti Xride deh yang ga ada bagasi depannya.

image

Masuk ke sisi bagasi, kalau dilihat secara seksama sih kapasitas tangki ini cukup besar meski tidak “baby in”. Hanya saja tonjolan dibagian tengah bagasi jelas jelas mengurangi kapasitasnya. Tonjolan akibat posisi air filter yang kembali ke posisi dalam membuat Yamaha meski berkorban “demi gaya” sang Aerox 125.

image

Engine sama plek

Melirik ke bawah, engine yang disematkan sepertinya “comot” milik Xeon RC, secara bentuk kapasitas dan performa sama plek. Tanpa embel embel Bluecore dan VVA. Karena Yamaha Aerox 125 ini masih SOHC 2valve.

image

Melirik ke kaki kaki belakang, berkurangnya link support pada swing arm belakang menjadikan swing arm Aerox 125 hanya berpatok pada satu sisi layaknya kebanyakan matic. Tentu saja ini adalah “kendala” yang tidak sejalan dengan jargon “racing performance” nya. Karena dengan link support swing arm ini ane yakin kestabilan saat masuk dan keluar tikungan akan lebih mantap. Tapi….. Yamaha berbaik hati memberikan ukuran lebar ban yang lebih demi menopang “racing performance” nya. Minimal bisa mengurangi gejala hilang grip saat menikung pun jauh lebih pede.

image

Lampu belakang plek punya Vixion]   

Ini yang menarik buat ane. Jujur saja, ampu belakang new Vixion Advance lengkap dengan bentuk handle belakang yang menyatu dengan body membuat Yamaha Aerox 125 LC ini jauh terlihat lebih ganteng saat dilihat dari belakang. Terpisahnya lampu sign pun seolah menegaskan ini matic bergaya batangan.

 

 

Last, ane cuma bisa tarik kesimpulan bahwa Yamaha aerox 125 LC  “versi Supermoto-nya X-ride” gimana? Setuju?

Advertisements
This entry was posted in matic, motor, yamaha and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

11 Responses to Yamaha Aerox 125 Details, Versi Supermoto nya Xride…

  1. dazz says:

    Masih 2 palpe.. 😀
    Coba 4 palpe biar performa saingan ama dohc.. terus bisa ditemplok vva..
    Sohc lc4v vva .. overkill dah

  2. Fa74 says:

    Kok sojc mang 😀
    Mesin baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *