Lorenzo Motogp Champion 2015, Ini Ruginya Yamaha (Indonesia)…

image

Macantua.com – Gelaran Motogp 2015 telah berakhir. Kemenangan Lorenzo di sirkuit Valencia menutup musim 2015 sekaligus perayaan kemenangannya menjadi Juara Dunia Motogp 2015. Yup tahun ini memang tahunnya Yamaha dimana Rossi pun menempati posisi 2 alias runner up di akhir musim ini. Yamaha menang telak! Tapi ada sesuatu dibalik kemenangan Lorenzo di motogp 2015 ini. Dan ini berpengaruh terhadap Yamaha, terlebih Yamaha di Indonesia.

image

Pertama, kemenangan Lorenzo kali ini seolah hasil “settingan”. Issue skandal Lorenzo dan Marques menggema, Marques seolah dinobatkan menjadi “the architec of 2015 motogp championship” dan ini jelas menurunkan pamor sang juara dunia. Juara karena settingan dan Juara karena bantua. Yamaha tidak bisa mem”boost” kemenangan ini sebagai aksi hebat motor dan timnya. Bisa jadi orang beranggapan “kalau Honda (lewat Marques) ga bantu, Lorenzo gakan juara”.

image

Kedua, masih berkaitan dengan poin pertama sebenarnya. Mayoritas penonton motogp adalah pendukung Rossi, dan penduduk Indonesia rata rata lebih mengenal dan mendukung Rossi ketimbang Lorenzo. Dengan imej jelek pada poin pertama tentu saja ini akan berefek pada terpecahnya pecinta Yamaha menjadi 2 kubu. Dan maaf maaf saja, harus diakui kubu Rossi lah yang terbesar. Yamaha akan kehilangan simpatisan Rossi untuk kedua kalinya meski Rossi masih di Yamaha. Kok bisa? Yup karena icon Yamaha dalam kemenangan adalah Lorenzo bukan Rossi. Yamaha memiliki Rossi tapi tidak memiliki Fans nya.

image

Ketiga, Lorenzo tidak sebaik Rossi saat menjadi “penarik pelanggan”. Akibat poin nomor dua dan Ini nih yang ngaruh banget ke penjualan Yamaha terutama di Indonesia. Bayangkan kalau setiap motor baru Yamaha yang jadi icon adalah Lorenzo? Imej “menang ga fair” sudah kadung melekat di nama Lorenzo. Bagaimana bisa boosting penjualan pake nama Lorenzo? Sedangkan Lorenzo haters dari sisi fans Rossi pasti akan selalu “menjelekkan” apa pun yang berhubungan dengan Lorenzo. Bagaimana “produk berlabel Lorenzo” meski sama sama Yamaha bisa menarik pembeli kalau calon pembelinya meski FBY (fansboy Yamaha) tapi merangkap FBR (fans berat Rossi)?

Last, Yamaha memang juara. Juara secara pabrikan maupun juara secara pembalapnya. Tapi kemenangan kali ini justru menyisakan PR besar di sisi penjualan. Karena Yamaha sudah terlanjur jualan “Motogp” di penjualannya di Indonesia. Kira kira nanti Yamaha masih jualan Motogp ga ya? Atau sadar dan jualan produk saja tanpa embel embel motogp lagi?

Mending Yamaha jualan bawa yang ini :

image

Kalau jualan ajak ajak ane ya Bang..... Dijamin laku deh....

hiji ge Maung…..

contact : raza.rajendra@gmail.com

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di marketing, motogp, motor, motor baru yamaha, opini pribadi, sales, yamaha, yimm dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

32 Balasan ke Lorenzo Motogp Champion 2015, Ini Ruginya Yamaha (Indonesia)…

  1. bejoselamet berkata:

    Orang marketing puyeng 😀

    Suka

  2. java36 berkata:

    Gmana ya mang….

    Suka

  3. cadoxs berkata:

    Secara ga sengaja fans lorenzo rossi mengakui motor idolanya bisa buat mainan lawan image ini juga pengaruh besar

    Suka

  4. otoborn.com berkata:

    hari ini liat iklan Yamaha Best Brand dgn cuplikan podium Jurdun Lorenzo mang

    Suka

  5. FЭЯY berkata:

    loba nu kozel kozel :mrgreen:

    Suka

  6. auk dah gelap berkata:

    juara hibah

    Suka

  7. mbah_anom berkata:

    Poin ke empat, ada baiknya lorenz di ganti raya kiti or indri berbie :v

    Suka

  8. ninja150ss berkata:

    Fungi pd kozel2 mang?
    Sudahlah ngapain pd ngamuk,gk ada untungnya bwt kalian,,mo yg jurdun jg gk kebagian duitnya
    Wekekekeke 😀

    Suka

  9. Helmy Subhawanur berkata:

    Jadi ingat film Real Steel…

    Suka

  10. tiger20ps berkata:

    lorenzo jurdun di bawah kelek markes, ,sesungguhnya rossi lah yang bejuang buat yamaha jurdun,,lorenzo cuma dapat durian runtuh..dari rossi&markes.

    Disukai oleh 2 orang

  11. felitokia berkata:

    Honda memang hebat strateginya ga di sini ga di sana di motogp! Yamaha di beri jurdun yg mlh merusak pamornya! sgl sesuatu memang BISNIS akarnya! tp spt nya Lorenzo menyadari inti dr semua ini, makanya dia mengakui adanya konspirasi! artinya jg dia tetap membela Yamaha!

    Disukai oleh 1 orang

  12. prasetyo676 berkata:

    Galau pala berbie… 🙂

    Suka

  13. fa74 berkata:

    Org beli yamaha gak melulu krn vale, tp org bisa batal beli yamaha krn jorge.
    Hati2 yamaha, mending kontrak komeng lagi.

    Suka

  14. copet_wonokromo berkata:

    klo menurut samean, apa yang harus dilakukan yamaha…..
    tadi aku lihat di fp yamaha di bully abis²an karena mau menjual helm lorenzo

    Suka

    • macantua.com berkata:

      Optimalisasi jualan dengan menonjolkan kelebihan produknya. Jangan seperti selama ini yang seolah malu malu sama kelebihan produknya. Contoh R25, secara power mumpuni bahkan jauh di atas kompetitor tapi Yamaha seolah kurang mengekspose sisi enginenya yg powerfull. Padahal jujur R25 itu kekuatannya di engine. Mungkin bisa mencontoh cara jualan Nmax kemarin. Lbh ngena jdnya…. fitur,kelebihan semua diekspose habis2an tanpa harus komper sama kompetitor pun bisa diterima baik di masyarakat kan om

      Suka

  15. ferry berkata:

    klo ane sih gan beli yamaha karena VR/46 bukan karena emage motogp

    Suka

  16. ferry berkata:

    klo saya gan beli yamaha bukan karena iklan tapi karena VR/46

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.