Otomotif dan Wanita Sexy?




image
Kalau elegan gini betah liatnya malahan....

Macantua.com – Otomotif dan wanita sexy memang seperti tak bisa dipisahkan. Ibarat kata seperti dua sisi koin yang tidaknpernah terpisahkan. Tapi kok lama lama ane malah semakin miris melihatnya ya?

Ada beberapa alasan kenapa ane berfikiran seperti itu. Yah meski ga semua perkumpulan melakukannya tapi mayoritas acara berbau otomotif pasti mengedepankan wanita sexy selain otomotifnya itu sendiri.

Pertama, Bayangkan dalam sebuah acara perkumpulan motor atau mobil. Para rider atau driver melakukan touring jarak jauh berjam jam bahkan berhari hari yang pasti menguras tenaga dan konsentrasi. Sesampainya di tempat bukan beristirahat malah harus terpaksa melek melototin (kalo kedip bahaya) cewe sexy maenan sabun. Terkadang seperti “striptease legal di siang bolong” berkedok otomotif.

Kedua, kesan yang ane dapat bukan menonjolkan sisi otomotifnya malah justru keseksiannya. “Ini pameran otomotif atau parade rok mini?”. Banyak kejadian pameran otomotif Sales promotion girl alias spg sexy mendampingi sang unit pameran. Tapi saat ditanyakan mendetail soal produk yang mereka dampingi malah tidak bisa menjelaskan dengan baik. Walhasil calon konsumen malah justru memperhatikan “belahan” bukan mendapatkan penjelasan produk yang dijual. Gagal total!

Ketiga, ajang otomotif menjadi ajang “jualan” lain selain produk otomotif. Sudah jadi rahasia umum kalau ada “spg bonus plus plus” di setiap acara otomotif. Bahkan beberapa waktu lalu ada yang menuliskan detail inisial dan tarifnya. yah secara budaya kita yang timur mungkin masih dibilang tabu. Tapi ini nyata dan memang ada “prostitusi terselubung” baik hanya pandangan mata sampai “take away service”.

Last,memang sulit mau bagaimana pun memisahkan keduanya. Tapi setidaknya panitia penyelenggara bisa mengurangi kadarnya. China saja bisa, kenapa kita yang punya “budaya” tidak bisa? Ciao….

hiji ge Maung…..

contact : raza.rajendra@gmail.com

Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Youtube @ Macantua Story

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI







22 Comments

  1. dari sudut pandang bisnis emang mindset konsumen qt kebanyakan lebih menarik menggunakan SPG. ta ya gitu klo gak d dukung ma materi tentang hak yg d tawarkan jadinya ya wagu/aneh (nawarin barang tapi gak tau yg d tawarin, ngaco jadinya). banyak kok SPG yg cuantik2 tapi waktu penawaran product mereka d dah menguasai bahan jualan mereka tanpa harus pake rok mini. artinya: gak semuanya gitu (hanya oknum. xixixixix). another bad comment. hehehehehe. suwun

  2. buat saya, ke pameran otomotif itu lihatin barang barang otomotif > kepincut > nanya nanya > cocok lansung bungkus bawa pulang. kalo spgnya terlalu sekseh ya batal bawa oleh oleh pulangnya wong gagal fokus ke produknya :mrgreen:

  3. saya malah penasaran dg perbandingan hasil jualan antara pake spg sexy, dg pakai spg yg “smart” dan berbusana sopan, sayangnya belum pernah ada pihak yg publish statistik macam ini πŸ™‚

    apalagi, — denger2 ya….– dalam 5-10 thn terakhir ini keputusan membeli sebuah produk justru lebih didominasi sumber2 informasi alternatif (review media dan blog, testimoni teman, sosmed, dll, dll…), jadi saya curiga kalo pabrikan menempatkan spg sexy di pameran itu cuma utk “memeriahkan” suasana, dan tdk berhubungan dg penjualan produknya.

    • Nah klo statistik penjualan harusnya pas diambil saat acaranya. Kayanya bagus juga tuh klo diambil datanya. Cuma yg jd poin bukan hanya pameran otomotif tp acara “perkumpulan” pun pasti ada “pemanis buatan” ini. Terlepas dari “hiburan” untuk “memeriahkan” ya…

  4. Tolong pahami dulu perbedaan antara perkumpulan / gathering / kopdar sama event atau launching sebuah produk. Jangan sampai terlihat bodoh karna postingan diri sendiri masbro πŸ™‚

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.