Eco Indicator : Mubazir dan Berbahaya

image

Eco indicator dipojok kiri atas. Tepat di atas hi beam indicator

Macantua.com – Yamaha Mio M3 Blue core engine, sebuah produk Yamaha yang baru beberapabsaat mengaspal di jalanan Indonesia. Meski waktu singkat dilalui sang matic setelah peluncurannya, tapi penampakan matic ini sudah banyak dan mulai lalulalang dijalanan. Begitu juga seperti di Kota Kecil seperti Purwakarta.

Mio M3 blue core memang mempunyai banyak kelebihan dibanding versi pendahulunya. Kapasitas mesin yang lebih besar desain yang jauh lebih agresif serta tambahan beberapa fitur baru seperti ECO Indicator yang katanya menjadi indicator dimana mesin bekerja dan motor melaju dengan kecepatan yang ekonomis. Entah bagaimana cara membacanya sensor satu ini. Tapi yang ane rasakan ECO Indicator menyala saat kecepatan dan putaran mesin berputar selaras. Dalam artian sensor membaca kondisi mesin saat konsumsi bensin yang digunakan untuk menggerakkan motor sesuai kecepatannya. Dan gamblangnya semakin sering sang lanpu menyala, akan semakij irit juga sang motor dalam mengkonsumsi bakan bakar.

Hadirnya indicator ini mungkin berefek positif pada konsumsi bahan bakar, tapi ada satu kondisi yang bikin ane malah semakin greget dengan tingkah para pengguna sang Mio M3 Blue core di jalanan. Gimana ga gregetan, beberapa kali ane temui dijalan sang rider menjadi lebih sering melirik panel speedometer dan tersangka utamanya adalah sang Eco Indicator. Seolah berlomba memperbanyak sang lampu indicator menyala saat berjalan guna mendapatkan konsumsi bahan bakar yang ekonomis. Efeknya sudah jelas, konsentrasi berkendara akan terpecah. Fokus ke jalan terbagi juga ke bagian panel speedometer sambil menanti sang indicator menyala.

Ini yang ane maksud mubazir dan berbahaya, sedikit saja meleng alias teralih perhatian bisa dipastikan sang motor melaju tanpa kontrol. Andai indicator menyala pada kecepatan 40km per jam, saat melirik rider membutuhkan waktu sekitar 1 detik, berarti sudah berapa meter motor melaju tanpa kontrol dan ini berbahaya buat keselamatan ridernya.

Pesan buat para rider mio M3 blue core, jangan sering sering liat indicator. Beda bensin yang dikonsumsi cuma sedikit tapi beresiko dan berpotensi celaka. Rugi kan???

Hiji Ge Maung…

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di motor, opini pribadi, yamaha, yimm dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

44 Balasan ke Eco Indicator : Mubazir dan Berbahaya

  1. ardiantoyugo berkata:

    Kalo berkendara melihat indikator emang jadi ga nyaman… Konsentrasi juga akan terganggu seperti diatas…

    NMax 150 siap lawan PCX:
    http://ardiantoyugo.com/2015/01/24/yamaha-nmax-150-sudah-terlihat-jelas-siap-lawan-pcx/

    Suka

  2. fifauzi berkata:

    Padahal pake feeling juga bisa dapet eco-riding, menurutku malah lebih akurat

    HOT : https://fifauzi.wordpress.com/2015/01/24/yamaha-nmax-bukan-lawan-honda-pcx-ini-analisisnya/

    Suka

  3. danisubject berkata:

    jadi kayak cuman ngasih lampu di low speed aja yak….. kalo multi mapping , 1 nya eco mode nah iki ga papa . kalo eco mode idup lampu hidup . eco mode mati alias racing mode byuh .. lampu eco mati . malah bagus gini …

    Suka

  4. androbiker berkata:

    Mungkin lebih keren kalo pake tombol mode kayak satria f.. hehehe

    Suka

  5. mimi berkata:

    yang salah bukan produsen motornya, tapi ridernya!!
    lha terus gimana dengan fitur MID di panel mobil??

    Suka

  6. fa74 berkata:

    Indikator lampu ganti bunyi kyk lampu sen motor taun 90 an aja 😀

    Suka

  7. Kobayogas berkata:

    dont hate the game, hate the player 😀
    ———–
    Komparasi awal Yamaha NMax vs New PCX
    http://kobayogas.com/2015/01/24/video-yamaha-nmax-plus-komparasi-awal-dengan-new-pcx-dan-bocoran-harga/

    Suka

  8. beatfi berkata:

    Cukup sekilas aja

    Suka

  9. ivanantonia1 berkata:

    Ada baiknya si rider ‘menghafal’ dulu di mana kecepatan eco riding berada (kan biasanya di antara 40-60 kmpj), baik itu di medan mendaki, menurun, maupun datar.
    Jadi kan ngga usah sering-sering lihat indikator.

    NB.
    Menghafalnya di jalan yang sepi, hehe…

    Suka

  10. aaaaa berkata:

    ga perlu diliat juga bs tau kalo lampunya nyalah pastinya….

    Suka

  11. nlavia berkata:

    eco indicatorku malah seringnya nyala di 100 kmph, dan gak nyala cuma keluar logonya… gak nglirik rasanya kangen Piye jal…???

    Suka

  12. cajuput berkata:

    setel musik dan ganti flash disk di mobil juga berbahaya, makan nasi terlalu banyak juga berbahaya, gimana om?

    Suka

  13. abaydmz berkata:

    Sepertinya harua ada edukasi dari pihak dealer. Fiturnya itu bagaimana mencapai kecepatan ideal (antara 40-60kmj) dengan tidak memutar gas terlali cepat dan sesuai torsi. Jadi awal memanh sulit, tp kalau sudah terbiasa nanti akan tau feeling nya kang. Jadi perlu Edukasi dari pihak pabrikan/dealer.

    Suka

  14. kudo78dk berkata:

    Pengalaman ane pake eco indicator di tvs neo…. Fine2 aja bro…..

    Suka

  15. sempak kecebong berkata:

    ahh lebay..kl udh biasa mah feling jg bs.lgpula ga ush diliatin jg psti iritnya sma asal pinter mainin gas

    Suka

  16. nouvorider berkata:

    karna gaya riding saya suka sruntulan gak jelas, ngeblong di jalan panjang dan kosong, selalu memualai start dengan akselerasi penuh saat lampu merah… mau sistem bluoocorr mau ymjetefi mau pegemefi mau vacum mau pe mau sudco mau ncv mau apalah jenisnya pasti selalu boros wkwkwkwkwkw bagi saa irit itu nomer 10 yg penting “BANTER GASPOL AJA KENDORR” mungkin kalo saya punya MIO M3 juga bakal saya copot itu lampu ECO INDICATOR ,,, bawa ke bengkel rasing suruh pasang piggybac/pigy bag atau apalah mbuh rangert hahahaha setel co2 ke titik boros ngak apa apa bahnkan kalo misalkan klaim mio M3 adalah 70km/liter mungkin jadi 25km/liter setelah di tangan saya wkwkwkwkwkkwkwkw huahahahahaha #tertawa jahat,

    Suka

  17. ryan berkata:

    mio m3 juara kelasa dhati qw heheheee

    Suka

  18. yeremia berkata:

    Itu semua hanya tergantung oleh yang memba2a motor nya . Jelass !

    Suka

  19. steven berkata:

    kalau mati lampu eco mati dimtr mio m3 ada masalh nggak

    Suka

  20. bobb berkata:

    mengena sekali… emang mubazir banget bahkan membahayakan penerapan eco sign di ruang speedometer… seharusnya penerapannya mengandalkan lampu speedometer itu sendiri (berkedip saat eco tidak aktif dan nyala kontinyu saat eco aktif) atau menggunakan perangkat suara aja (ada buzzer khusus utk mengindikasikan fitur eco ini) jadi rider tidak harus melulu mengalihkan pandangannya ke arah speedometer..

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.