Road = Jungle

image

Assalamualaikum….

Lama ga ngetik… Kecelakaan dan jalan raya, dua hal yang terkait. Walaupun kecelakaan bisa terjadi dimana saja tidak hanya di jalanan, di tempat kerja sampai diam di rumah pun bisa kecelakaan.
Jalan raya sebagai tempat lalu lalang masyarakat untuk berpergian dari yang hanya sekedar ke warung sampai bekerja mencari nafkah untuk keluarga kerap kali menjadi tempat terjadinya kecelakaan. Entah itu mengendarai sepeda, motor, mobil, bahkan yang cuma jadi penumpang menjadi korban. Berangkat dari fasilitas jalan yang jauh dari kata layak. Jalan berlubang, jalan bergelombang, marka jalan tidak ada, lampu jalanan yang kurang, tidak adanya sparasi jalan dan sebagainya. Kepada siapa kita bisa menyalahkan? Apakah yang terhormat para wakil rakyat “masih” bisa kita jadikan wakil aspirasi kita???? Sepertinya tidak. Mereka hamya memikirkan rapat dan penghasilan tambahan selama menjabat.
Tapi, sepertinya selain dari segi fasilitas ada faktor yang sedikit tersisihkan oleh para pengguna jalan, Attitude berkendara. Gimana sih attitude berkendara di jalanan Indonesia? Kalau boleh saya bilang : hukum rimba! Tidak ada lagi aturan siapa yang harus didahulukan. Semuanya ingin jadi tercepat dan terdepan tanpa memikirkan apa yang dikendarainya, seberapa besar, seberapa kencang, dan seberapa lainnya. Trotoar yang seharusnya hak pejalan kaki pun dijajah. Mendahului tanpa aturan seperti sudah biasa sampai dengan memakan jalur lawan arah seperti tanpa dosa. Keseharian jalan raya Indonesia yang siap membunuh rakyatnya.
Apa aja sih yang mempengaruhi attitude di jalan? Banyak banget sebenernya. Cukup kita lihat dari proses pembuatan SIM yang instan. Bahkan yang belum cukup umur pun bisa bikin SIM dengan hanya mengeluarkan “uang tambahan”. Rambu dan marka jalan tidak kenal, pengendara lain terserah! Yang penting bisa narik gas tanpa ditilang pak Polisi. Sepele memang. Tapi berdampak pada jumlah nyawa yang selamat. Kemudian mental, mental orang Indonesia mungkin ya yang mempengaruhi di jalanan. Menganggap motornya lebih kencang, lebih mahal, merk juara di ajang balap internasional. Padahal motor produksi masal di negara kita rata-rata hanya berkubikasi dibawah 200. Tapi mentalnya saat di jalan raya???? (* silakan jawab sendiri ). Bandingkan dengan pengendara di negeri lain yang lebih maju, jauh kemana-mana. Lebih baik kembali pake onthel. Ramah lingkungan tanpa polusi , badan sehat, minim kecelakaan. Ini hanya opini pribadi ya… Sistem Indonesia sepertinya sudah sulit diperbaiki… Semua serba kebablasan…. Disiplin hanya slogan.

Any advice????

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di mobil, motor, safety dan tag , , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Road = Jungle

  1. WhatTheFact berkata:

    punya rumah di pinggir jalan raya juga rawan ditubruk truk/bus :mrgreen:

    Suka

  2. Erit07 berkata:

    Haha,onthel memang baik…
    gak polusi…

    Suka

  3. ya mau gimana lg?
    apalg yang motor batangan, knalpot resing. mw nya blayer2 di lampu merah. giliran ijo langsung gaspoll pake ngangkat2 ban segala… cpd….

    giliran kesalip ama bebek maen tendang deh, giliran nendang balik di ajakin berantem cuma melotot doank… cpd…

    kebanyakan emosi di jalan, membuat manusia menjadi egois dan mau nya menang sendiri. tadi pagi aja ada kecelakaan motor vs motor di lamer. biasa lah… sesama idiot melanggar lampu merah… pada kelenger di pinggir jalan.

    sebelum nya mobil vs motor. sama2 ngelanggar lampu merah tapi mobil nya lebih nyolot dari pada motor nya…

    yang ane denger sih begni…(yang punya mobil)

    “Udah tau lampu merah, masih aja nerobos. liat2 donk mas.!!!”
    “Lho lu sendiri bukan nya lampu merah???”
    “Iya gw tau, tapi ngapain lg lu ngeloyor maju? gw mw lewat!!”

    denger2 bacot begitu mw ngakak… ternyata orang Indonesia itu rata2 idiot ya…
    sama2 langgar lamer aja saling adu bacot…

    cpd…

    Suka

  4. araidomore berkata:

    Merasa sama sama punya HAM.

    Suka

  5. Farrel berkata:

    Setuju bang, spt yg pernah saya bilang kalo cara ngedapetin SIM harus diperketat n mental pengendara kita harus dibenerin. Trus itu kecelakaanny dmn? ngeri amat Ferrari vs Motor smp ancur lebur

    Suka

  6. Farrel berkata:

    Sekarang ini media nasional dan masyarakat lagi rame2 ngomomgin Eyang Subur, PKS, Luthfi, Kasus impor daging, dsb yg bikin puyeng ngikutinnya. Tapi anehnya, klo soal laka lantas n ketertiban berlalin justru bagaikan angin berlalu. Itulah Indonesia yg akan mnuju kehancuran(lebay mode) akibat orang2 itu dan aparat sm pemerintah yg ga bener kerjanya. Apakah kt akan spt Palestin

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.