Keseruan Yamaha Cup Race Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya




Macantua.com – Hari ini Yamaha menggelar Yamaha Cup Race 2018 seri ke 4 di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, seperti yang ane ceritakan sebelumnya kalau hari ini bakal jadi hari buat Yamaha di daerah Priangan Timur. Apa saja keseruannya? Hayu kita bahas…

Ada sekitar 108 Starter yang ambil bagian di acara balapan one make race Yamaha ini, seluruh peserta mengikuti 11 kelas yang dipertandingkan 2 hari ini. Kategori Yamaha Aerox 155 Cup Community
menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai perwakilan komunitas pun ikut serta.
Tercatat 14 starter yang ambil bagian dari sekitar 38 peserta yang mengikuti seleksi. Mereka datang dari YROI, SS Racing Squad, ARCI Jakarta, YARRCI, VASCI, Max Owners Tasikmalaya, VAST, ROMLI, Yamaha Aerox Bandung dan Gharang. Tentu saja, rekan-rekan komunitas tersebut ingin merasakan sensasi balap di trek permanen.


Selain balapan tentu saja, event kali ini juga menambah pengetahuan mereka lewar sesi coaching-clinic yang diberikan langsung racer nasional kebanggan Yamaha yakni Rey Ratukore.

“Kesannya luar biasa, ini adalah salah satu apresiasi Yamaha terhadap komunitas, jadi kita bisa ngerasain
sensasi balap Yamaha Cup Race dengan fasilitas yang semua disediakan oleh Yamaha, pokoknya luar biasa,” ujar Reza Aziz dari Yamaha R25 Riders Club Indonesia (YARRCI) yang berasal dari Jakarta.

“Saya memberikan pengarahan soal racing line yang efektif, titik pengereman dan momen tepat saat buka-tutup throttle gas,” terang Rey Ratukore, racer tim Yamaha Yamalube Rey Racing Speed yang
konsen di balap sport nasional (IRS 2018 Sentul & Yamaha Sunday Race 2018).


Disamping itu, fakta menggembirakan lainnya berlangsung pada kategori Yamaha Aerox 155 Cup Lokal yang diramaikan 14 starter. Jadi ini adalah kategori yang diperuntukkan khusus untuk para pembalap
asal Tasikmalaya. Apresiasi yang diberikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (PT. YIMM) kepada para pembalap Tasikmalaya. Mereka yang ambil bagian adalah para rider yang selama ini bertarung di berbagai event berskala lokal ataupun nasional. Pertarungan dalam babak kualifikasi sangat ketat karena memang menggunakan pacuan yang sama. Alhasil, skill balap yang berbicara.

“Alhamdulillah, saya dapat meraih posisi terdepan di kelas Aerox 155 Lokal Tasikmalaya. Semoga saya dapat meraih podium juara pada race Minggu. Saya sangat menyukai kelas ini dan memang motor Aerox 155 sangat lincah saat momen cornering ataupun dalam akselerasi keluar tikungan,” tutur Erwin Ridwansyah yang mengusung tim Khern 153 RRS Denas.


Pada bagian lain, di kelas Seeded YCR1 atau MP1 (150 cc), hadir pula Arianto Tarzan yang berasal dari region IV (Kalimantan) dan membela tim Racetech Cargloss Akai Jaya HPRRT RRS IRC Ipone. Tentu saja, kehadirannya akan menambah kualitas kompetisi karena saat ini Arianto Tarzan berada di barisan depan
dalam klasemen sementara Kejurnas Motoprix 2018 Kalimantan.

Berbagai acara hiburan dan penawaran spesial siap diberikan kepada
pengunjung yang hadir lho sob. “Ada tiga aktivitas utama yang kita lakukan, yaitu sales, service dan sparepart. Untuk sales atau penjualan ada promo spesial DP hanya 1 jutaan. Untuk service, ada layanan gratis free-check dan gratis oli. Kemudian untuk sparepart ada diskon up to 20%,” terang Dramanto, Area Service Development DDS Jawa Barat PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (PT. YIMM).

Adapun kesuksesan Yamaha Cup Race 2018 Tasikmalaya didukung oleh berbagai sponsor penting seperti Yamalube, Idemitsu, Pirelli, Kayaba, NGK, DID, IRC dan supporting Pertamax Turbo serta Helm NHK. Sukses terus untuk Yamaha, sukses terus balapan di tanah air. Ciao
<

Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Youtube @ Macantua Story

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI

Leave a Comment







1 Trackback / Pingback

  1. Hasil Lengkap Yamaha Cup Race Seri 4 Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya | macantua.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.