Pengemudi Pajero Sport Penodong Tertangkap!




Macantua.com – masih ingat artikel ane kemarin soal pengendara Pajero Sport menodongkan senjata (diduga senjata api) ke pengendara motor? Nah, kabarnya sang pelaku kini sudah ditangkap oleh pihak Kepolisian Solo sesuai plat nomor kendaraan miliknya.

Pemuda pelaku penodongan tersebut diketahui bernama Peta Ockty (26) asal laweyan, Solo, Jawa Tengah. Pemuda yang katanya masih berstatus mahasiswa ini diamankan lantaran sempat menodongkan senjata yang ternyata sebuah Air Soft Gun ke arah pengemudi sepeda motor berinisial AM di lampu merah Kleco, Jalan Slamet Riyadi Laweyan Solo pada Jumat (25/5/2018) kemarin pukul 16.00 WIB. Menurut Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, menjelaskan, pelaku akan dijerat pasal 351 tentang penganiayaan dengan hukuman maksimal tujuh tahun.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan Air Soft Gun model makarov 4.5 mm, dan mobil Pajero. Namun keanehan terjadi ketika pelaku ditanya para wartawan saat gelar perkara yang dihadiri TribunSolo di Polres Surakarta Sabtu (26/5/2018) Peta berkata tak menyesal.

“Tidak bakal menyesal,” ungkapnya.

Alasannya, ia tak mengerti jika akan ada proses hukum seperti ini. Kronologi kejadian berawal saat mobil Pajero menyerempet motor saat hendak menyalip sehingga pengendara motor hampir terjatuh. Pengendara motor yang hanpir terjatuh pun mengejar dan akhirnya menggedor mobil berusaha menegur sopir. Namun Peta sang sopir justru marah hingga menodongkan pistolnya (airsoft gun) ke arah pengendara motor yang terekam kamera hinga viral di media sosial.

Semoga masalah ini cepat clear, tapi sepertinya si pengemudi baiknya dicek juga secara detail, apakah saat kejadian dia juga terpengaruh oleh obat obatan dan minuman keras atau tidak, lagian belaga jadi koboy jalanan hanya karena ditegur langsung mengeluarkan senjata yang kepemilikannya pun dibatasi meski hanya airsoft gun.

Saran ane sih, kalau berkendara gausah bawa bawa begituan lah, emangnya jalanan itu medan perang? Lagian ga bokeh seenaknya mengacungkan senjata ke sembarang orang. Ya kita tunggu saja apakah kasus ini akan panjang dan berakhir dengan pidana sesuai pasal yang ditetapkan Kapolres yakni pasal 351 dengan maksimal hukuman 7 tahun? Atau berakhir bebas dengan “damai” diantara ketiga pihak dengan “pendamai”. Kita tunggu aja kelanjutannya. Ciao
<

Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Youtube @ Macantua Story

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI

Facebook Comments







5 Comments

  1. Bukan “pendamai”, “pelicin” lebih tepatnya. Hehehe

    Ada yang perlu diluruskan disini. Untuk diketahui bahwa 4.5mm bukan lah Airsoft Gun. Lebih tepatnya adalah Airgun. Beda bung!

    Begitulah kalau merasa punya kuasa di jalan. Wong Pajeronya paling juga mobil dibeliin ortu..

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.