Dani Pedrosa Cedera Akibat Crash Dengan Zarco Tertutupi Hebohnya Rossi vs Marquez





Macantua.com – Tikungan 13 si sirkuir Argentina kemarin memang heboh dengan aksi Marquez dan crashnya Rossi di 4 lap terakhir. Kehebohan ini menutupi kejadian serupa yang dialami pembalap Honda yakni Dani Pedrosa saat di lap pertama harus sukses hi side setelah kontak dengan Zarco. Dan banyak yang gatau kalau Pedrosa sampai mengalami cedera tulang akibat kejadian ini. Retak tulang sob!


Usai crash Pedrosa langsung diterbangkan ke Barcelona, Spanyol pada Selasa (10/4), dia pun segera menjalani pemeriksaan medis dan CT scan 3D. Usai dinyatakan mengalami keretakan tulang pada pergelangan tangan kanan, ia segera menjalani operasi di Hospital Universitari Dexeus, yang dipimpin dr. Xavier Mir pada hari yang sama.

“Saya lihat Marc dan Jack (Miller) memimpin dengan ritme yang lebih baik ketimbang Dani, dan saya tahu bersamanya bisa aman di awal balapan. Saya sendiri tak mau ketinggalan ritme dari dua rider terdepan, jadi saya memutuskan menyalip Dani di Tikungan 13,” ujar Zarco kepada Crash.net.

Pedrosa pun melebar dan bannya menyentuh area lintasan yang masih basah, lalu mengalami highside dan tubuhnya terbanting keras di aspal.

“Garis balap di sana kering, begitu juga di jalur dalam. Saya pun memakai garis kering untuk menyalip. Tapi saat Anda masuk ke tikungan dengan garis yang berbeda seperti ini, Anda harus melebar, dan masalahnya Dani ada di garis yang basah,” ungkap Zarco.

“Saya juga harus mengangkat motor agar tak jatuh, karena jika saya jatuh maka bisa-bisa saya menyeretnya. Saya tak jatuh di area yang basah, tapi saya juga tak tahu Dani jatuh. Saya hanya lihat Alex (Rins) menyalip dan saya pikir Dani masih di belakang. Ia tak beruntung di area basah,” pungkas Zarco.

Kalau dilihat, tempat kejadian yang menimpa Pedrosa ini sama dengan yang dialami oleh Marquez dan Rossi. Dimana posisi Marquez adalah posisi Zarco saat itu dan keduanya mengalami kondisi yang sama, terpaksa mengangkat motor meski sudah menyalip di line dalam karena permukaan jalan yang basah. Mungkin karena PEDROSA BUKAN ROSSI, maka Zarco pun ga mendapatkan sanksi layaknya Marquez terhadap Rossi. Padahal efek yang dirasakan Pedrosa lebih parah jika dibandingkan dengan Rossi. Mungkin benar apa yang dibilang Agostini. Kalau Rossi memang sedikit berlebihan dengan insiden yang dialaminya di tikungan ke 13 sirkuit termas Argentina kemarin.

#ArgentinaGP #TermasClash Di sela kontroversi insiden 'Termas Clash' antara Marc Marquez dan Valentino Rossi di MotoGP Argentina akhir pekan lalu, 15 kali juara dunia, Giacomo Agostini ikut angkat bicara. Pria asal Italia ini pun memberikan pembelaannya kepada sang rider Repsol Honda lewat wawancaranya bersama Marca. . Insiden tersebut terjadi pada Lap 21 di Tikungan 13, di mana Marquez berusaha merebut posisi ketujuh dari Rossi dan malah membuat The Doctor terjatuh. Soal ini, Agostini mengaku tak mengerti mengapa Marquez harus terburu-buru dan tak sabar menunggu waktu yang tepat untuk menyalip Rossi. . "Saya tak mengerti mengapa Marc tak menunggu, karena dia 'kan lebih cepat dari yang lain. Menunggu sepanjang 10 meter lagi saja sudah cukup, dan bakal mudah. Saya tak paham. Tapi ia telah memberikan pertunjukan menarik, ia 'memakan' semua orang," ujar Agostini. . Insiden ini membuat Rossi naik pitam dan mengaku sangat takut bila harus wheel-to-wheel dengan Marquez di lintasan dikarenakan gaya balapnya yang agresif. Meski begitu, Agostini yakin Marquez hanya gugup akibat beberapa masalah sebelum start. . "Marc mengerahkan 100% demi menang, ada kalanya ia harus mengendalikan diri, tapi adrenalin sangat tinggi. Masalahnya, startnya kacau, semua sangat gugup berkat cuaca dan ban, dan semua melakukan kesalahan. Saya rasa tak ada orang yang harus takut pada Marc hanya karena ia sangat cepat dan menjalani balapan seperti itu," tuturnya. . Agostini juga yakin Marquez sangat menghormati para rival. "Jelas Marc sangat agresif, tapi rider lain 'kan juga agresif. Tentu Marc punya keberanian dan kemauan tinggi untuk menang, tapi ia juga harus menghormati yang lain. Dan dia tahu itu, terbukti dari niatnya meminta maaf pada Vale. Marc tidak bodoh," tutupnya. . . Sumber: Marca Editor: bola.net #motogpindonesia #mgpi #motogp #giacomoagostini

A post shared by MGPI (@motogpindonesia) on

Ya, ane sih ga mau banyak berspekulasi soal apa yang dibilang agostini terkait insiden kemarin. Kalau menurutmu gimana sob?
<


Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Youtube @ Macantua Story

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI

Facebook Comments







3 Comments

  1. Beda lah, dp menghindari zarco yg nyalip dari dalam saat dia mau balik ke linenya, apes menghindar ke area yg basah, jatuh dech.
    Mm nubruk motor vr, trus motor vr ke dorong ke area basah, jatuh. Sama sama jatuh disebabkan kena area basah, tapi penyebabnya beda. Yg satu menghindar, yg satu ketabrak.

1 Trackback / Pingback

  1. Dani Pedrosa Cedera Akibat Crash Dengan Zarco Tertutupi Hebohnya Rossi vs Marquez — macantua.com – dedesupriadiblog

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.