Distribusi Ninja 250 Baru Menggila, Demand Tinggi Atau Ngisi Dealer?




 

Macantua.com – Bulan Februari 2018 menjadi bulan dimana membengkaknya angka distribusi Ninja 250. Ninja 250 memang punya model baru yang diperkenalkan beberapa saat lalu di Jepang dan langsung diperkenalkan juga di Indonesia. Tepatnya saat itu di Ancol Jakarta bersamaan dengan Kawasaki bike week yang merupakan acara tahunan Kawasaki. Namun sebuah pertanyaan besar pasti terlintas di pikiran para pecinta sport 250cc di Indonesia. Apakah benar angka besar distribusi Ninja 250 baru di bulan Februari merupakan real demand atau spike poin untuk mengisi dealer di awal distribusi model baru?

Coba lihat data yang ane copas dari Mang Asep ini :

Sport 250cc
CBR250RR
YZF-R25 Ninja 250
November 2017
342 unit
157 unit 274unit
Desember 2017
334 unit
204 unit 198 unit
Januari 2018
307 unit
78 unit 890 unit
Februari 2018
201 unit
83 unit 2.188 unit

Dari angka tersebut, diketahui jika market share terlihat sangat jomplang di bulan Februari 2018. Bisa dibilang CBR250RR ga sampai 1 per 10 dari distribusi sang Ninja 250 baru. Kalau CBR250RR hanya terdistribusi 201 unit saja, Ninja 250 baru mampu memimpin dengan angka 2188 unit sob! Angka gokil seperti saat Kawasaki jualan kelas ini sendirian, angka yang sangat besar sama seperti belum adanya istilah  “siting delman” kalau bahasa mang Asep mah. Tapi apakah ini angka demand pasar sesungguhnya?

 

Jawabannya bisa saja bukan. Tapi jawaban ini masih bisa saja salah ya sob. Kita tau kalau nama besar Ninja itu ga bisa digeser oleh nama apapun. Imej motor kencang pasti Ninja. Dan ora Ninja ora cinta sudah melekat banget buat para biker apalagi pemula yang baru mau naik kelas “prestis” motor pasti Ninja jadi opsi pilihan yang paling mungkin dikenal. Istilah kasarnya jadi modal “gaul” dan jadi modal “ngeceng” (awas jangan salah sebut) buat para jomblowan baik yang berkualitas maupun tak berkualitas. Coba deh tanya ama para user motor 150cc kalau mau naik kelas pasti rata rata bakal bilang Ninja. Ini sih berdasarkan pengalaman pribadi lho ya. Ya itu tadi, modal “gaul” dan “ngeceng”.

Yang pasti Kawasaki dengan mudah buat jualan nama besar selain menjual produk terbarunya. Poles dikit dengan menjual power mesin terbarunya yang besar sudah jadi modal kuat untuk dagang. Ga usah repot repot koar koar apalagi jelek jelekin produk tetangga kaya kejadian di kelas motor lainnya. Yang pasti perang salesnya bakal lebih elegan dibanding kelas di bawahnya yang penuh huru hara peperangan sales. Hahaha

 

Last, ora ninja ora ora cinta! Bener adanya. Ciao

 

 
<

Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI







1 Trackback / Pingback

  1. Saat Ninja 250 FI Bersanding Dengan All New Ninja 250 2018, Keliatan Kecil! | macantua.com

Leave a Reply