Mesin Pembaca E-Toll Lemot, Macet Semakin Parah!




Macantua.com – Bandung makin macet parah, terutama di titik titik akan masuk ke jalan Tol. Ane sempat merasakannya minggu lalu ketika masuk gerbang tol Pasteur. Dan kemacetan ini ternyata ga hanya terjadi di week end saja saat biasanya Bandung macet, namun saat hari senin ane masih merasakan hal yang sama. Gara garanya adalah antrian di gerbang tol yang semakin lama akibat respon mesin pembaca e-toll card lemot. Efeknya ya, antrian ke belakang semakin mengular! Ternyata ga hanya gerbang tol Pasteur saja sob, Gerbang Tol Cileunyi yang jarang macet pun kini mengalami hal serupa. Bahkan kemacetan mengular hingga ke Rancaekek! Sadissss!

Menanggapi hal itu, General Manager Jasa Marga cabang Tol Purbaleunyi, Reza Febrianto menerangkan, berdasarkan pantauannya di lapangan memang kepadatan terjadi di kawasan menuju gerbang tol masuk. Namun, hal itu dikarenakan beberapa pengguna jalan belum memiliki uang elektronik sehingga menambah durasi transaksi khususnya di Cileunyi dan Pasteur yang belum diberlakukan elektronifikasi.

“Masukannya akan dievaluasi, diteruskan ke petugas lapangan untuk membantu proses taping. Pasteur kan belum diberlakukan elektronifikasi, jadi ada beberapa mesin reader yang masih membaca Kartu Tanda Masuk Elektroniknya dua kali, menimbulkan durasi pembacaan agak lama,” kata Reza kepada PRFM, Selasa (17/10/2017).

Sebenarnya, lanjut Reza, proses taping juga tidak perlu dilakukan dua kali apalagi digesek beberapa kali. Menurutnya hal tersebut justru memperlambat proses transaksi. “Cukup tap sekali, tunggu sampai lampu hijau dan terbuka,” katanya.

Tapi memang harus Jasa Marga akui, kalau pembacaan kartu di beberapa gerbang tol di Bandung memang lemot. Ane merasakannya sendiri. Bahkan beberapa kali kartu tidak terbaca dalam waktu yang lebih dari 4 detik sesuai yang tertera di mesin tap e toll card. Bukan karena orang yang belum beli e toll card atau salah masuk karena ga punya Etoll card, toh di Pasteur sendiri belum memberlakukan transaksi elektronik, namun rata rata pengguna mobil sudah antisipasi dengan menggunakan etoll card, dan akibat lamaaaaaa nya pembacaan kartu ya akhirnya sukses dah menambah kemacetan. Yang harusnya 4 detik bisa sampai 10 detik karena kartu tak kunjung terdeteksi.

Last, Kalau JAsa Marga ga cepat ambil tindakan ya siap siap buat yang sering bolak balik masuk tol. Nimkati kemacetan dari masuk ke jalan yang katanya “bebas hambatan” dan berbayar itu. Ciao
< sumber : PRFMnews







5 Comments

Leave a Reply