Supir Angkot Berulah, Damri Disweeping dan Penumpang Diturunkan




 

Macantua.com – Aksi demo angkot di Bandung memang dibatalkan sampai waktu yang tak terhingga. Namun di kota satelit Bandung seperti seperti Cimahi dan Soreang sepertinya demo angkot masih terjadi. Bahkan di Cimahi Supir angkot sweeping Damri yang beroprasi. Semua penumpang diturunkan. Kalau gini ane makin ga simpatik. Bubarkan saja ganti Bus!

 

Damri di sweeping angkot. Penumpang diturunkan.

Perkiraan lokasi jl. Rajawali.
Update lokasi : sebelum fly over cimindi. Jl. Budhi.

Bentuk asli video durasi 20 detik ++

Hak konsumen dirampas.
Pemerintah kemana?

 

Kalau sudah begini, aksi supir angkot ini seolah ingin melumpuhkan perekonomian di Bandung. Pemerintah mestinya tanggap, permasalahan angkot ini sudah menjadi sebuah kanker kronis yang mesti dibersihkan. Pemerintah harusnya bertindak tegas, hak konsumen untuk bisa memilih apa jenis transportasi yang diinginkannya. Ingat deh jaman angkot menjamur, apa supir dokar atau becak demo dan melakukan hal seperti ini?

 

Di sisi lain untuk membantu para penumpang yang sulit mendapatkan kendaraan akhirnya Polres Cimahi mengerahkan beberapa truk untuk membantu para penumpang ke tempat tujuannya.

Alhamdulillah dengan bantuan truk aparat Kepolisian sebagian penumpang terlantar terdampak aksi mogok angkot dapat diatasi, lokasi Jl.Gandawijaya Cimahi Selasa 10 Oktober 2017 pukul 16:46 wib. Terimakasih Pak Polisi (y)

Aksi demo angkot ini ternyata secara tidak langsung membuktikan bahwa penyebab kemacetan di Kota Bandung dan wilayah kota satelitnya selama ini adalah angkot. Hal ini terbukti dengan postingan Edward Setiawan di PRFM Netizen. Jalan Kopo menuju Soreang yang biasanya padat merayap hari ini lengang. Sebuah keasikan tersendiri buat para pemotor atau pengendara mobil untuk bisa menikmati lancarnya jalanan Bandung.

“Foto jam 14.20 jalan kopo arah soreang sepi. Udah jelas kan penyebab macetnya apa” ungkap Edward.

Keluhan supir angkot yang berujung demo hari ini justru membukakan fakta sesungguhnya. Memang sih beberapa penumpang sulit beraktifitas. Namun kalau pemerintah jeli dan mengganti seluruh angkot dengan armada bus yang di kelola pemerintah sepertinya kemacetan akan berkurang. Aksi ugal ugalan supir angkot yang terkadang mabuk sambil “narik” pun bisa dikurangi.

 

Nah lho, supir angkot makin terpojok. Kalau begini ya siap siap “ditinggalkan” para konsumen. Ciao

 
<








3 Comments

  1. Dan sudah bukan rahasia umum bahwa sebenarnya angkot dan mikrolet sejatinya akan dibunuh pelan pelan oleh pemerintah. Karena sudah tidak sejalan dengan strategi pemerintah mengenai transformasi angkutan perhubungan kedepannya…..Hehe

Leave a Reply