Baru Tau, Masuk Tol Pakai E-Toll Card Ada Durasinya, Dendanya Bikin Geleng Geleng Sob!





Macantua.com – Lagi Heboh nih sob, soal denda yang harus diterima oleh pengguna jalan tol, khususnya pengguna e-toll card. Ternyata secara diam diam tanpa ada pemberitahuan resmi ada yang namanya durasi di dalam tol. Dimana jika mobil melebihi waktu dalam durasi maka e-toll card akan expired alias tak berlaku. Dan dendanya bikin serem sob. Baru tau ane setelah heboh di facebook


Dari salah satu postingan di Motuba :

Hal yg kurang di sosialisasikan dan kurang dipikirkan problematikanya oleh dishub. Saya juga baru tahu ada aturan denda semacam ini sampai penahanan mobil, jd berhati-hatilah mbah dan semoga jadi perhitungan dalam melakukan perjalanan.

Kronologis kasus :

masuk GT Baros – keluar GT Padalarang, kebetulan ybs punya lapak di Rest Area KM 125… durasi masuk – keluar lebih dr 2 jam, yg normalnya 3500 jd kena charge denda 287K…
tanpa ada sosialisasi limit durasi maksimal berada di tol sebelumnya… mungkin yg dipake batas minimal adalah jarak tempuh/kec min. di tol + istirahat di rest area harus 1 jam 59 menit 59 detik.

Ane coba kutip dari PRFM News Sob tanggapan manajemen tol Purbaleunyi terkait hal ini :

Humas Tol Purbaleunyi, Dadan Syarifudin membenarkan isi pesan berantai atau broadcast di media sosial soal pemberlakuan masa kadaluarasa di jalan Tol. Dalam broadcast tersebut disebutkan, jika pengendara melebihi batas waktu di Jalan Tol maka kartu e-tol nya tidak bisa digunakan saat hendak keluar bahkan di gerbang tol ada tulisan “expired”.

Menurut Dadan, hal tersebut diberlakukan sebagai langkah preventif Jasa Marga karena ulah oknum-oknum nakal yang memanfaatkan ruas-ruas tertentu untuk menukarkan kartu atau tiket masuk sehingga yang bersangkutan bisa membayar lebih murah saat keluar tol.

“Jadi ditemukan ada beberapa pengguna jalan yang menukarkan tiket. Misal dari Padalarang masuk mau keluar ke Cikarang akhirnya janjian sama temannya di ruas tol tertentu supaya pas keluar membayarnya murah,” kata Dadan kepada Radio PRFM, Senin (25/9/2017).

Dadan menuturkan, masa berlaku kartu e-toll yang ditap yaitu 8 jam untuk antar ruas tol dan 4 jam di ruas tol tertentu. Jika dalam waktu yang telah ditentukan ada kendala seperti mobil mogok atau pengendara sakit, Dadan memastikan hal tersebut bakal terdeteksi oleh petugas.

Karena belum ada payung hukumnya, Dadan juga memastikan tidak memberlakukan denda untuk para pengendara yang melebihi durasi. Yang terpenting, lanjut Dadan, pengendara menjelaskan kepada petugas di gerbang tol alasannya melebihi durasi yang telah ditentukan dan petugas nantinya akan membuka gerbang secara manual.

“Intinya kami bakal monitor terus, semua kegiatan di rest area juga kita pasti tahu, ataupun ada perbaikan jalan, jelaskan ke petugas saat mau keluar tol alasannya jika melebihi durasi,” lanjut Dadan.

Terus gimana sob kalau begini? Memang sih ga setiap orang pernah mengalami hal ini. Tapi ya sedikit unik aja untuk kasus e-toll card expired di Bandung ini. Toh ane juga kurang paham dengan tuduhan permainan tukar kartu yang disebutkan oleh Humas Tol Purbaleunyi ini. Tapi kalau dendanya sampai segitu apakah ini ulah oknum??? Toh aturan jelasnya belum ada, belum tertulis dan belum disosialisasikan.

Sumber : PRFMNews

<
<


Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Youtube @ Macantua Story

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI

Facebook Comments







13 Comments

  1. klo macet gimana ya?
    soal ganti kartu kayaknya relatif kecil resikonya deh, cz klo mo tukerkan mesti dipastikan saldonya harus sama, gak mungkin asal nuker kartu gitu aja bro
    jadi kayaknya aturan ini malah bakal disalahgunakan oleh pengelola tol, gak kebayang kalo macet kayak mudik itu gimana?
    aturannya gak jelas gini

  2. Apa ini semacam jebakan batman kayak kalo polisi ngadain operasi pas setelah tikungan biar jadi surprise gitu kah. Apa ini namanya perbaikan bukannya ganti jadi e tol malah lebih di persulit ya yg harusnya untuk pertama adaptasi di permudah malah jadi ribet

  3. gak ada/ belom ada payung hukum nya tapi udah nerapin besaran denda … jadi bagi pihak jasa marga yang ngambil / minta denda ke pengguna tol itu sama dengan PUNGLI … KPK mana nih KPK

  4. Berita nya ada 2 versi nih, yang 1 lagi bilang masuk tol sumberjaya trus kartu nya ilang, penjelasannya dari jasa marga malahkejadian karena muter balik di kalihurip, yang bener yang mana? ada 3 berita dengan denda yang sama

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.