Kisruh Taxi Online vs Taxi Konvensional di Cilacap




Macantua.com – Heboh persaingan antar ojek konvensional vs ojek online terjadi juga di segmen taxi. Taxi online vs taxi konvensional pun bentrok, kisruh di banyak daerah antar taxi online dan taxi konvensional. Begitu juga di kota paling Enjoy ciLAcap. Kisruh taxi online semakin parah. Taxi online dijebak mobil dirusak dan digulingkan.


Info updAte terbaru hari ini tgl : 23 September 2017 pemilik wahyu taxi cilacap berpura-pura menjadi penumpang GOCAR cilacap ,kemudian menjebak driver gocar dengan cara mencekik dan mengkroyok driver gocar.,dan merusak mobil driver gocar hingga mobil dibalik dan rusak ( ayla berwarna merah) kejadian di depan RSUd cilacap pada siang hari, coba dipikir dengan akal rasional apakah tindakan begitu benar?!! Ini 2017 persaingan bisnis tambah ketat tapi tidak dengan cara seperti itu untuk melawan rival bisnis,seharusny para perusahaan taxi swasta sadar dan instropeksi kenapa masyarakat lebih memilih taxi online dari pada taxi swasta ,bukan dengan cara tindakan kekerasan ,membuat masyarakat tambah sadar dan tidak respect !! #SAVEGOCARCILCAP #SAVEGOJEKCILACAP #SAVETAXIONLINE ayo share berita ini untuk keadilan para taxi dan ojek online !!

Miris juga sih ngeliatnya, hanya saja pengakuan masyarakat di kolom komentar membuat penumpang berpindah ke taxi online ya karena pelayanan dan harganya. Harga jauh lebih murah dan pelayanan lebih baik. Ane sendiri merasakan bagaimana rese nya taxi konvensional di Bandung. Berhubung rumah mertua ane di Cimareme Padalarang, waktu pesan taxi untuk ke Bandara taxi ga ada yang mau menjemput karena takut macet, sejak ada taxi online malah dijemput sampe ke depan rumah. Dan harganya, sudah jadi rahasia umum lah kalau tarif taxi konvensional kadang suka ajaib. Pernah adik ane naik dari TSM Bandung sampai rumah di Pasir Jaya tarifnya hampir 2kali lipat taxi online. Wajar kalau banyak yang pindah ke taxi online. Toh ane sendiri merasakan manfaatnya.

Sepertinya perusahaan taxi konvensional wajib bikin perubahan yang signifikan buat perusahaannya. Kalau engga ya tinggal menunggu kebangkrutan saja. Terutama yang harus diperbaiki mungkin dari sisi harga dan sikap drivernya. Itu juga kalau mau bertahan dari persaingan. Belum lagi citra taxi online makin rusak dengan perilaku supir supirnya yang arogan main kekerasan. Makin bikin ga simpati. Menurutmu gimana sob?
<

Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI







5 Comments

  1. Kalo di Bandung siy emang Taxi konvensional tukang nembak.

    Sekarang gw aja kalo pulang ke bandung hampir dapat di pastikan naek taxol dari bandara.

    Mayan ngirit na.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.