Semua Bermula Karena Mio




Macantua.com – Kondisi jalanan Indonesia semakin padat dari hari ke hari. Panasnya jalanan seolah ga menghambat para rider untuk hilir mudik mulai dari yang belajar, mencari uang sampai yang hanya menghabiskan uang. Dan kondisi seperti ini ga ditemukan sebelum tahun 2003an. Dimana pada tahun tersebut terjadi sebuah revolusi di dunia motor Indonesia. Efek baik buruknya dunia motor hari ini dimulai saat itu lewat Mio. Yup, Yamaha Mio! Lho kok bisa? Ya bisa. Hayu deh kita bahas.

Produksi dan Penjualan Motor Meningkat

Penjualan motor di tahun 2002an masih didominasi dengan motor bebek,jumlah penjualan pun ga hebat hebat banget sob. Namun semua berubah setelah negara api menyerang eh Mio diperkenalkan 2003. Meski motor matic pertama bukan Mio ( sebelumnya ada Nuovo dan Kymco dengan Jetmatic), namun Mio mampu mendobrak pasar saat itu yang seolah sudah mulai jenuh. Mio menawarkan kepraktisan /easy to ride, dan yang pasti kelincahan yang mana membuat Mio langsung memporak porandakan pasar motor bebek. Penjualan pun meningkat drastis, ini yang membuat Yamaha saat itu meningkatkan produksi untuk Mio. Kesuksesan yang bikin ngiler kompetitor. Bahkan kesuksesan mio inilah yang membuat Honda tergiur dan akhirnya meluncurkan Vario dan Beat. Jumlah penjualan motor di segmen ini semakin lama semakin meningkat dan jadi ladang utama pabrikan untuk jualan.

Semua Bisa Naik Motor

 
Seperti ane bilang di atas kalau Mio lahir dengan menawarkan kepraktisan. Cukup dengan narik gas motor sudah bisa melaju dengan baik,tuas rem di kiri dan kanan bak sepeda membuat untuk mengendarainya semakin mudah. Belum lagi dimensinya yang kecil dengan seat height yang ga tinggi membuat wanita (target mio awalnya memang wanita) dengan mudah mengendarainya. Saking easy to ride nya sampai sampai bocah pun bisa mengendarainya. So, jangan aneh kalau lihat anak di bawah umur sekarang bisa mengendarai motor meski kaki belum bisa menapak ke aspal. Ga aneh juga kalau kecelakaan motor yang melibatkan bocah di bawah umur jadi meningkat. Miris ya

Wanita Gamau ketinggalan

 
Masih ingat sama slogan di atas? Yup, slogan di atas memangsangat mujarab sob. Mio yang memang di desain untuk wanita ini membuat para wanita ga mesti takut untuk bepergian sendiri. Dengan motor matic dan kemudahan mengendarai membuat peningkatan jumlah rider wanita di Indonesia semakin tinggi. Seat height yang rendah plus body yang enteng dan kepraktisan mengendarainya menjadi sebab kenapa Mio bisa digerima dengan baik,bahkan ga hanya wanita yang jadi sasaran pasarnya, namun laki laki juga doyan naik mio. Balik lagi ke slogan wanita gamau ketinggalan, mungkin slogan ini yang membuat wanita bermatic rata rata ngebut saat riding. Kalau kata anak jaman sekarang mah the power of emak emak (becanda sob). So jangan aneh kalau di jalan saat ini lihat rider wanita itu sudah biasa.
 

Last, masih ga percaya kalau semua karena mio?
<







4 Comments

  1. Gak ada segmen matik ya yang ada Honda vs Yamaha = 11-12. Karena bengkelnya banyak, sparepart aspalnya banyak dan murah (padahal HGP lebih mahal je).

    wekekkekke

Leave a Reply