Vario 150 Masih Juara Matic 150cc, Gagal Gulung Gulung hehehe




Vario 150

Macantua.com – Kalau bicara soal motor matic pasti orang kebanyakan akan bilang Honda jadi pilihan, Nah di segmen matic 150cc meski pemainnya ga head to head namun karena kapasitas mesinnya yang mirip mirip sering kali orang mengadu keempatnya dalam 1 frame yang sama yakni matic 150cc. Kira kira nih, siapa sih yang jadi favorit buyer di Indonesia? Masihkah Vario 150 jadi juara matic 150 pasca digempur oleh Nmax dan Aerox 155 VVA?

Aerox 155 vva

Meski kemarin ada yang sesumbar Vario 150 akan gulung gulung dengan kehadiran duet Nmax serta Aerox 155 VVA, ternyata sampai dengan distribusi bulan Mei 2017 kemarin Vario masih bisa mempertahankan predikat sebagai juara kelas matic 150cc. Hal ini terbukti dengan jumlah distribusinya yang masih njengat diantara Nmax dan Aerox 155 sekalipun. Untuk lebih detailnya kamu bisa lihat data di bawah ini :

Skutik 150cc

2017

Februari
Maret
April
Mei
 Vario 150 34.326 unit 37.309 unit 20.590 unit 45.295 unit
Aerox 155 7.006 unit 17.844 unit 11.784 unit 11.587 unit
 Nmax 155 13.825 unit 17.339 uniy 17.716 unit 20.993 unit
 PCX 150 ?  1.992 unit* 1200an 718 unit

Dari data di atas bisa kita lihat grafik distribusi Vario 150 meski naik turun namun angkanya tak pernah kurang dari 20 ribu unit setiap bulannya. Bahkan kalau di rata rata angka distribusinya masih ada di 30 ribu unit sebulan. Sedangkan Nmax yang memang masih jadi primadona matic gambot 155cc menempati posisi ke dua dengan rata rata distribusi 17 ribuan. dan Aerox 155 VVA berhasil menempatkan diri di posisi ke 3 dengan angka 11 ribuan unit. Sebagai penggembira Matic 150cc CBU Thailand dari Honda yakni PCX ternyata mampu terjual rata rata 1000 unit per bulannya. Dan bahkan saat kita lihat bulan Mei Vario ternyata mampu mencetak angka distribusi mencapai 45 ribu unit! apa ga sadis!

 

Padahal nih, kalau dibandingkan secara fitur jelas Vario 150 kalah telak dari Nmax atau bahkan Aerox 155 VVA. Namun hasil analisa ane masyarakat Indonesia masih banyak memilih Vario karena nama besar Honda serta desain yang bisa diterima semua kalangan serta dimensinya yang cewek semampai (semeter setengah tak sampai) pun masih bisa menggunakannya. Ga semua orang memang senang naik dan mengendarai matic besar ternyata, ini yang membuat Aerox 155 yang digadang gadang jadi pembuat gulung gulung nya Vario belum berhasil. Inget kata seorang teman bilang ” Ga semua orang mau beli motor segede gitu, bahkan buat parkir dan manuver serta dipakai dengan kegiatan harian, terlebih buat badan seperti saya”. Padahal ane sudah meyakinkan berkali kali kalau fiturnya lebih banyak dari Vario 150. Mungkin memang ukuran badan orang Indonesia yang rata rata tidak besar lebih memilih motor yang juga tidak besar.

 

Last, bukan masalah galon, dek rata dan sebagainya ternyata sob. Dari sekian orang yang ane tanya mereka lebih menjawab karena dimensi dan kepraktisan, sudah itu saja. Ga seperti yang banyak orang bilang di media sosial lho. Masa iya mau bawa galon tiap hari? Tukang air isi ulang aja pake motor bebek bukan matic :p Ciao

<








10 Comments

  1. Alhamdulillah yah jagoan pabrikan ente masih menag di matic 150cc. Dr dulu kan gw bilang namanya Honda itu MS PASTI Aman… jangan takut sodara ku macan tua

    :v

  2. Nyindir juragan saza nich artikel..
    Tp memaaang, faktor ngeden mesin pabrikan sesembahan ay bikin juragan puseeeng sndiri.
    Ciao

Leave a Reply