Yamaha Semestinya Bisa Bangkitkan Kejayaan RX King!




wpid-rx-king-lawless-otobursa-tumplek-blek-2015.jpg.jpeg

Macantua.com – Siapa tidak kenal dengan nama RX King? Nama besar di roda dua Indonesia yang menjadi legenda sejarah roda dua belum tergantikan dari Yamaha. Motor yang mempunyai umur terpanjang dari kelas motor batangan Yamaha ini masih booming sampai saat ini bahkan club club pecinta dan pengguna Yamaha RX King masih bertebaran di seluruh penjuru Indonesia. RX King memang simbol kejayaan Yamaha di kelas sport batangan beberapa waktu lalu. Ga kangen dengan masa masa itu?

wpid-new-vixion-advance-euro-3-launching.jpg.jpeg

Di era 4 tak, Yamaha seolah ingin membangkitkan kejayaan masa lalu nya ini. Di tahun 2007 (kalau ga salah) Yamaha mengeluarkan Yamaha V-ixion sebagai motor sport dengan segala keunggulan dibanding motor sport lainnya. SOHC 4 valve, water cooled engine dengan sistem pengkabutan injeksi sebagai pengganti karburator yang terkenal “IRIT”. Dan sampai saat ini V-ixion masih berjaya sebagai raja motor 150cc. Dan sampai penutup 2015 kemarin belum tergantikan secara total penjualan. Tapi, tahun ini akan menjadi tahun yang sedikit lebih berat untuk Vixion. Minimnya inovasi yang dilakukan Yamaha pada motor ini menjadikan sang motor penjualannya semakin tergerus sedikit demi sedikit. Malah justru beredar rumor kalau ada beberapa penurunan kualitas disektor mesin yang menjadikan motor “ngebul” saat dipacu di rpm tertentu. Dan ini jujur saja bisa berefek memperpendek umur nama V-ixion.

wpid-king_83.jpeg

Kenapa Yamaha tidak menggunakan strategi yang sama seperti RX King dulu? Kalau perlu gunakan kembali namanya untuk bisa menjadi terbesar di kelas motor batangan? Hanya saja Yamaha WAJIB  memberikan sesuatu yang berbeda di sisi “MESIN”. Ingat RX King itu BOROS! Tapi Kencang! Body New Vixion Advance sudah mumpuni kok. Hanya saja maaf, bila masih memikirkan masalah irit, performa pasti akan ikut terkebiri. Jangan pikirkan irit kalau mau performa oriented! Buat para pecinta kecepatan, semua bensin yang terbuang terbayarkan kok dengan performa mesin yang maksimal. Malah para pecinta kecepatan selalu penasaran untuk membuatnya lebih “boros dan kencang”. Ga percaya? Kalau ga percaya, liat aja berapa banyak part peningkat performa yang dijual dipasaran buat “motor irit” andalan Yamaha satu itu.

wpid-king_2008.jpeg

Last, mau maksimal terkenal dan melegenda? Gunakan strategi lama, strategimu sendiri yang melegenda bukan mengikuti pabrikan lain. Toh 2 pabrikan lainnya juga tetap bisa bertahan dengan filosofi mesin yang tetap performa oriented kok. Ga bisa bangkitkan nama RX King ga papa, minimal bisa membangkitkan “feel” dan “performa” selayaknya KING! Ciao…

Thanks for Sharing.....

Baca juga :

Contact :

Email @ raza.rajendra@gmail.com

Twitter @raza_rajendra

Instagram @razarajendra

tumblr Oldtiger

NOTE : BUKAN DEALER ATAU BENGKEL MODIFIKASI. HANYA BERBAGI INFORMASI







55 Comments

  1. Yamaha sebenarnya sudah berupaya ke arah itu dengan diluncurkannya Scorpio 225.
    (Design scorpio generasi pertama sangat RX KING banget).
    Tapi sayang,akibat design yang dianggap kurang menarik,maka penjualannyapun suram.
    Ternyata,design yg pada jamannya dinilai ganteng,tapi jika beda jaman dianggap jelek.
    Ga bedanya gantengnya Rano Karno vs gantengnya Al “Ahmad Dani”. Beda generasi,beda selera.

  2. dulu pernah baca di majalah / tabloid kalau Scorpio memang diproyeksikan untuk menggantikan RX-King yang waktu itu akan disuntik mati karena tidak memenuhi standar emisi Euro 3,
    tapi sayangnya penjualan Scorpio tidak sesuai harapan, padahal tarikan awalnya tidak jelek (konon kabarnya Scorpio pakai mesin moto-x supaya tarikannya bisa mendekati RX-King).
    tapi memang desainnya rada kurang sih, terlalu 90-an, chassis nya juga mirip RX-Z,
    jelas kebanting kalau dibandingkan dengan desain motor yg lagi nge tren saat itu, misal Honda NSR dan Suzuki FXR, bahkan Yamaha TZM.

  3. harga Yamaha RX-King dulu kalau tidak salah sekitar 2-3 kali lipat harga motor bebek Yamaha Alfa,
    jadi kalau sekarang, harga barunya mungkin 2-3 kali lipat harga Yamaha Jupiter atau Vega.

  4. Apa perlu kayak honda gp jaman dulu mbah….
    Buat nyamain ppower 2tak bikin 135ccminimal 3 silinder…..
    Pasti lebih nguook…..

  5. Yamaha lagi labil. Dari jaman lahirnya Mio slalu fokus pada stigma IRIT. Jupi MX di komeng aja IRIT dan KENCANG. Ujung2nya blunder sendiri. Konsumen taunya irit itu Honda, Supra, misalnya. Kl konsumsi bensin belum di bawah supra yg boros, meskipun YES MX si komeng kencang, tp ya boros. Titik.

  6. sebenarnya pengen juga yamaha ngeluarin lagi yg seperti rx king…. suara nguoookk, gigi 1 nya yg maknyuzz, body ramping, handling ringan….

    mungkin bisa pake mesin R25/MT25 tapi gear conf seperti rx king 1nya panjaaang…

  7. dulu hanya orang yg bener bener punya duit yg bisa beli motor king, belum ada kriditan motor seingatku dulu, syukurlah saat aku sma bokap bisa beliin aku rx king dg harga 5,6 juta rupiah. mahal banget waktu itu…

1 Trackback / Pingback

  1. Kenapa Harus Lebih Tinggi? Takut Head To Head? | macantua.com

Leave a Reply